TNI AL, Dispen Kormar (Aceh Tamiang) Ditengah kondisi pascabencana Banjir yang membuat harapan warga nyaris padam, kehadiran Prajurit Yonif 8 Marinir yang tergabung Satgas Penanggulangan Bencana (GULBENCANA) Aceh – Sumut Koderal I menjadi cahaya bagi masyarakat terdampak. dengan sigap dan penuh kepedulian, para prajurit turun langsung ke lokasi terdampak untuk membantu warga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah keterbatasan. Kehadiran Satgas Gulbencana tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepastian, dan harapan baru bagi masyarakat di Aceh Tamiang, Aceh. Selasa (16/12/2025).
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga, Satgas Gulbencana Yonif 8 Marinir menyalurkan bantuan bahan makanan berupa beras, mi instan, serta air mineral kepada masyarakat terdampak bencana Banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga guna memastikan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, sehingga diharapkan mampu meringankan beban warga di masa pemulihan.
Danyonif 8 Marinir Letkol Marinir Lali Nugroho, M.Tr.Opsla. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Korps Marinir TNI AL di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami hadir untuk membantu dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi bencana ini. Bantuan yang kami salurkan merupakan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan warga, dan kami akan terus berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin hingga kondisi kembali pulih,” ujar Danyonif 8 Marinir.
Kehadiran prajurit Marinir bukan sekadar membawa logistik, tetapi menghadirkan makna bahwa negara tidak pernah absen ketika rakyatnya diuji. Dalam setiap langkah prajurit di lumpur dan genangan, tersimpan filosofi pengabdian bahwa kekuatan sejati militer tidak hanya diukur dari senjata, tetapi dari kesediaannya berdiri paling depan saat rakyat paling membutuhkan.




















