Pangandaran – Jawa Barat.
Kamis, 01 Januari 2026.
1 Regu Tim SAR Kompi 4 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Komandan Kompi Iptu Enang Farid Ma’ruf, S.E., terus melaksanakan operasi pencarian korban pada kejadian kecelakaan kegiatan PORDIRGA Terjun Payung yang terjadi di perairan Bojong Salawe, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 10.15 WIB, saat berlangsungnya Kejurda Terjun Payung Jawa Barat. Dalam pelaksanaan kegiatan, beberapa atlet terjun payung melakukan pendaratan di area laut. Namun, pada proses tersebut terjadi kecelakaan yang mengakibatkan sebagian peserta tidak berhasil mendarat dengan aman dan terjatuh ke laut.
Akibat dari kejadian tersebut, 1 (satu) orang peserta dinyatakan meninggal dunia, sementara 1 (satu) orang peserta lainnya hingga saat ini masih dalam proses pencarian di perairan laut Pangandaran.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Rusli, warga Kabupaten Bandung, sedangkan korban yang masih dalam pencarian atas nama Widiasih, juga berasal dari kontingen Kabupaten Bandung. Selain itu, tiga peserta lainnya dinyatakan selamat, yakni Karni, M. Almusthofa, dan Khudlori.
Sejak kejadian, Satbrimob Polda Jabar bersama unsur gabungan telah melakukan berbagai tindakan kepolisian, antara lain mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, Polairud, dan instansi terkait, melakukan evakuasi korban meninggal dunia, serta melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban yang belum ditemukan.
Uraian Kegiatan Operasi SAR Hari Kamis, 01 Januari 2026 :
Pada pukul 08.55 WIB, Tim SAR gabungan melaksanakan apel kesiapan pencarian hari ke-3 yang dipimpin oleh Iptu Enang Farid Ma’ruf, S.E., dilanjutkan dengan briefing strategi pencarian oleh para komandan penugasan gabungan.
Selanjutnya pada pukul 10.12 WIB, Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian di laut menggunakan jetski, perahu karet, serta perahu nelayan, dengan zona pencarian difokuskan di sekitar karang Tanjung Pangalek.
Pada pukul 10.50 WIB, tim yang berada di sektor perairan tiba di titik sasaran dan melakukan pencarian dengan metode penyelaman serta penggunaan kapal sensor sonar bawah air, sekaligus menandai titik-titik koordinat yang dianggap potensial.
Hingga pukul 12.05 WIB, Tim SAR gabungan kembali ke darat dengan hasil pencarian masih nihil, dan kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan (isoma).
Di sela-sela operasi SAR, pada pukul 14.47 WIB, Tim SAR Kompi 4 Batalyon D Pelopor bersama Sabhara Polres Pangandaran menerima laporan adanya pohon tumbang di wilayah Batu Hiu Pangandaran akibat hujan disertai angin kencang. Dipimpin Iptu Enang Farid Ma’ruf, S.E., didampingi Kasat Sabhara Iptu Jaja Jatnika, S.H., M.H., personel langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
Pohon tumbang yang sempat menutup setengah badan jalan dan menyebabkan kemacetan berhasil ditangani pada pukul 15.15 WIB, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Operasi SAR pencarian korban kecelakaan Pordirga Terjun Payung akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan sinergitas antar instansi dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Dansat Brimob Polda Jabar
Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., selaku Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat menyampaikan, “Saya mengapresiasi dedikasi dan semangat seluruh personel SAR gabungan yang hingga hari ketiga ini masih terus bekerja maksimal dalam upaya pencarian korban kecelakaan Pordirga Terjun Payung di Pangandaran. Satbrimob Polda Jabar akan terus hadir dan bersinergi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh instansi terkait sampai korban ditemukan.”
“Kami juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan berharap korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan ini.” kata Donyar Kusumadji.




















