Jakarta Timur — Pembangunan Masjid Joko Agung Purnomo terus berlanjut dan menyebar ke berbagai penjuru negeri. Hingga awal tahun 2026, sebanyak 12 Masjid Joko Agung Purnomo telah diresmikan di sejumlah daerah sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat. Kehadiran masjid-masjid ini menegaskan komitmen menghadirkan manfaat nyata yang harus segera diketahui dan dirasakan oleh masyarakat.
Setelah sebelumnya diresmikan di berbagai wilayah seperti Manggarai Timur, Garut, Sukabumi, Pandeglang, dan Depok, kini Masjid Joko Agung Purnomo ke-12 resmi diresmikan di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (6/1/2026).
Peresmian yang berlangsung di Jl. Siung RT 007/01 tersebut digelar sejak pukul 09.00 hingga 11.15 WIB dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Masjid ini dibangun pada tahun 2025 dan diwakafkan oleh purn. H. Karno Sumardo kepada Pimpinan Muhammadiyah Cipayung untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat.
Kegiatan peresmian dihadiri unsur pemerintah wilayah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Hadir di antaranya Camat Cipayung Dirman, Lurah Bambu Apus Marisa Aristiani, S.Kom., Bhabinkamtibmas Kelurahan Bambu Apus Aiptu Sahyudi, perwakilan KUA Kecamatan Cipayung, MUI Cipayung, LMK Bambu Apus, Satpol PP, pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah DKI Jakarta, hingga dosen dari Universitas UHAMKA.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta sekaligus Ketua BAZNAS DKI Jakarta, Dr. Ahmada Abu Bakar, menyampaikan bahwa masjid ini dibangun di atas lahan seluas 100 meter persegi dan dititipkan kepada Muhammadiyah Cipayung untuk dikelola secara berkelanjutan. Ia menekankan agar masjid menjalankan fungsi utamanya sebagai tempat ibadah yang memakmurkan jamaah, pusat dakwah yang menyejukkan dan toleran, serta sarana kaderisasi umat.
“Masjid harus menjadi ruang yang membuat masyarakat senang datang, merasa damai, dan tumbuh bersama. Dari masjid inilah nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah disampaikan secara sejuk, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang kuat,” ujarnya.
Tausiah agama disampaikan oleh Ustadz Rustandi, M.Pd., yang mengajak jamaah memakmurkan masjid dengan amalan sederhana namun bermakna, seperti mempererat silaturahmi, berbagi kepada sesama, serta menghidupkan ibadah, agar keberkahan Allah SWT senantiasa meliputi lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti pada pukul 11.00 WIB, dilanjutkan peninjauan area masjid, dan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB.
Peresmian Masjid Joko Agung Purnomo ke-12 ini menjadi penanda kesinambungan pembangunan masjid di berbagai daerah sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan kehidupan keagamaan, sosial, dan pembinaan umat di Indonesia.




















