Belitung – Personel Polres Belitung bersama jajaran Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, dan Tim Basarnas Kabupaten Belitung hingga Senin malam (9/2/2026) masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga yang diduga diterkam buaya di kolong bekas tambang timah wilayah Desa Cerucuk, Kecamatan Badau.
Korban diketahui bernama Rosmanto alias Pato (42), buruh harian asal Desa Air Rayak Barat II, Kecamatan Tanjungpandan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di kolong bekas tambang yang berada di area IUP PT Timah, Dusun Mempiuk.
Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat korban bersama anak kandungnya, Adrian, selesai bekerja menambang timah. Keduanya kemudian menuju kolong bekas tambang untuk berbilas mandi. Namun, sesaat setelah korban turun ke air, ia tiba-tiba diserang seekor buaya dan diseret masuk ke dalam kolong hingga tidak terlihat lagi.
Mengetahui kejadian tersebut, anak korban segera meminta pertolongan kepada para penambang di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan bersama masyarakat langsung melakukan pencarian dengan menyisir area kolong, menutup aliran air yang mengarah ke sungai, serta melakukan penyedotan air menggunakan lima unit mesin air guna mempersempit area pencarian.
Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K menyampaikan bahwa jajaran Polres Belitung terus berupaya maksimal dalam proses pencarian korban dan akan menurunkan personel Sat Polair polres belitung dengan kelengkapan perahu Rubber Boat dan persenjataan laras panjang untuk membantu proses pencarian Korban
“Personel Polres Belitung bersama unsur terkait masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Kami berupaya semaksimal mungkin di lapangan dengan mengedepankan keselamatan personel serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di kolong atau perairan bekas tambang yang berpotensi menjadi habitat satwa liar berbahaya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan Polsek Badau, Brimob Batalyon B Pelopor Belitung, Basarnas Kabupaten Belitung, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.




















