Ops Keselamatan Jaya 2026, Satlantas Jakarta Timur Kedepankan Edukasi dan Teguran Humanis di TL Halim Baru

Jakarta – Satlantas Metropolitan Jakarta Timur menggelar kegiatan Ops Keselamatan Jaya 2026 di Traffic Light Halim Baru, Jalan Mayjend Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (12/02) pagi.

Kegiatan ini menitikberatkan pada upaya preemtif dan edukatif guna meningkatkan kesadaran serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi dipimpin oleh Kasatgas I Preemtif Ops Keselamatan Jaya Satlantas Metropolitan Jakarta Timur, AKP Budi Lestari, S.H., dengan melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari 1 personel POM TNI, 3 personel Intel Polres, 3 personel Sabhara Polres, 7 personel Satlantas, 10 personel Dinas Perhubungan, dan 4 personel Satpol PP.

Dalam pelaksanaannya, petugas membentangkan spanduk sosialisasi Ops Keselamatan Jaya 2026 sebagai bentuk kampanye visual kepada para pengguna jalan.

Selain itu, brosur keselamatan dibagikan langsung kepada pengendara kendaraan roda dua dan roda empat. Petugas juga memberikan edukasi secara langsung mengenai pentingnya etika berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu, serta kewajiban melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan.

Imbauan melalui pengeras suara turut dilakukan untuk mengingatkan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak melanggar marka jalan, tidak melawan arus, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara roda dua, serta menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara roda dua yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

Pendekatan persuasif dikedepankan agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan demi keselamatan bersama.

Plh. Kasatlantas Metropolitan Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, S.I.K., menyampaikan bahwa Ops Keselamatan Jaya 2026 bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta Timur.

“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta pendekatan humanis. Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain,” ujar Kompol Harnas Prihandito.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi kelengkapan kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menjaga ketertiban demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Jakarta Timur.

Dengan sinergi lintas instansi dan kesadaran masyarakat, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan keamanan di jalan raya tetap terjaga.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed