Jelang May Day, Polres Demak Siapkan Pengamanan Lewat Simulasi Sispamkota

NKRINEWS45. COM |
Demak – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Kantor Bupati Demak, Kamis (23/4/2026). Simulasi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei mendatang.

Dalam simulasi tersebut, aparat memperagakan penanganan aksi unjuk rasa dengan jumlah massa sekitar 5.000 orang. Massa digambarkan datang dari berbagai wilayah dan menyampaikan tuntutan penurunan harga bahan pokok.

Situasi kemudian berkembang memanas setelah massa tidak puas terhadap hasil keputusan pemerintah daerah. Aksi unjuk rasa berujung ricuh, ditandai dengan dorong-dorongan, pelemparan batu, hingga pembakaran ban di depan Kantor Bupati Demak.

Menghadapi kondisi tersebut, personel kepolisian dari satuan Dalmas hingga tim tindak dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Penanganan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) hingga kondisi kembali kondusif.

Bupati Demak, Eisti’anah, mengatakan simulasi tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, terutama saat momentum May Day.

“Kesiapan pengamanan tidak bisa dianggap enteng. Seluruh aspek harus dipersiapkan dengan matang, baik personel maupun sarana dan prasarana,” ujarnya.

Ia menambahkan, latihan Sispamkota juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.

“Kita perlu memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kolaborasi dan sinergi demi terciptanya keamanan dan ketertiban wilayah, guna mewujudkan Demak yang lebih bermartabat, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra meminta seluruh personel mengikuti latihan dengan serius dan penuh tanggung jawab.

Menurut dia, latihan ini bertujuan agar setiap personel memahami peran dan tugas masing-masing serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam situasi nyata.

“Melalui latihan ini, kita ingin memastikan seluruh personel siap secara fisik, mental, dan keterampilan dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin timbul, khususnya saat peringatan May Day maupun situasi lainnya,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya terbatas pada wilayah sendiri, tetapi juga mencakup kemungkinan dukungan pengamanan ke daerah lain apabila dibutuhkan.

Kapolres menegaskan, latihan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah.

“Dengan kesiapan dan kekompakan yang terjaga, kami optimistis dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas,” pungkasnya.

Munthohar_Ershi

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed