BUOL – Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng bergerak cepat melaksanakan peninjauan terhadap fasilitas kesehatan pasca-bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Buol, Minggu (12/07/2026).
Peninjauan pertama dilakukan di RSUD Mokoyurli untuk memantau langsung kondisi fisik bangunan rumah sakit. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan para pasien serta tenaga medis yang sempat panik saat guncangan gempa terjadi.
Di lokasi tersebut, Wadanki 4 Batalyon A Pelopor, Ipda Wahyudin, S.H. bersama personel SAR Brimob melakukan koordinasi ketat dengan pihak manajemen rumah sakit. Koordinasi ini difokuskan untuk memetakan area yang aman sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya gempa susulan.
Usai memastikan situasi di fasilitas kesehatan terkendali, Tim SAR Brimob langsung bergeser ke pemukiman warga di Desa Mokupo, Kecamatan Karamat. Di desa terdampak ini, petugas bergerak dari rumah ke rumah untuk melakukan pemantauan visual terhadap kondisi bangunan.
Selain memantau kerusakan fisik, personel di lapangan juga memberikan pertolongan pertama kepada warga yang membutuhkan, sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi reruntuhan bangunan.
Wadanki 4 Batalyon A Pelopor, Ipda Wahyudin, S.H. menegaskan bahwa respon cepat ini merupakan wujud kesiapsiagaan penuh Tim SAR Brimob dalam penanggulangan bencana di wilayah tugasnya.
“Kehadiran personel di RSUD Mokoyurli dan Desa Mokupo adalah bentuk pelayanan cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat pasca-gempa. Melalui koordinasi di rumah sakit dan peninjauan langsung ke rumah-rumah warga, kami berupaya menekan dampak risiko dan menenangkan masyarakat yang terdampak,” jelas Ipda Wahyudin.
Hingga peninjauan selesai, situasi di kedua lokasi tersebut dilaporkan terkendali, dan personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.




















