NKRINEWS45. COM |
DEMAK — Menghadapi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau panjang, Bhabinkamtibmas Desa Jragung, Polsek Karangawen, Polres Demak, Aiptu Handoko, turun langsung memberikan edukasi kepada warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan hutan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat, khususnya para petani dan pekebun yang beraktivitas di sekitar areal hutan. Dalam dialog bersama warga, Aiptu Handoko menyampaikan sejumlah langkah pencegahan karhutla sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai tingginya risiko kebakaran di tengah kondisi cuaca yang kering.
Rumput dan semak yang mengering, gesekan dahan, hingga kelalaian manusia menjadi sejumlah faktor yang berpotensi memicu kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di sekitar kawasan hutan.
“Tujuan utama kegiatan hari ini adalah menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat. Kami ingin memastikan warga memahami betul betapa besarnya dampak bahaya karhutla, baik bagi kesehatan, ekosistem, maupun perekonomian,” ujar Aiptu Handoko.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar, maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
“Di tengah kondisi kemarau panjang seperti saat ini, percikan api sekecil apa pun dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, terlebih ketika disertai angin kencang. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di sekitar kawasan hutan,” tegasnya.
Menurutnya, upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas. Peran serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
“Pencegahan karhutla membutuhkan sinergi semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik asap atau potensi kebakaran,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, warga juga diinformasikan mengenai layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 maupun dengan menghubungi Polsek Karangawen apabila menemukan indikasi kebakaran di sekitar kawasan hutan.
Melalui kegiatan sambang dan edukasi tersebut, Polres Demak berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini dan kawasan hutan serta lingkungan permukiman warga tetap aman selama musim kemarau.
Red-Spyd




















