NKRINEWS45. COM |
WONOSOBO – Polres Wonosobo bersama TNI, BPBD, dan relawan memastikan seluruh pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Sumbing, wilayah Kabupaten Wonosobo, telah turun dengan selamat setelah kebakaran hutan terdeteksi di sekitar Pos 4 jalur Pencar, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar, Senin (19/10/2026).
Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan keselamatan pendaki menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut. Petugas gabungan berkoordinasi dengan pengelola basecamp dan relawan untuk memantau situasi serta membantu pendaki yang masih berada di jalur pendakian.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh pendaki turun dengan selamat. Kami terus berkoordinasi dengan tim gabungan dan pengelola basecamp untuk memantau situasi serta memastikan tidak ada pendaki yang tertinggal,” ujar Ricky.
Informasi kebakaran pertama kali diterima dari rombongan pendaki yang melihat titik api di sekitar Pos 3 pada Senin sore. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pengelola basecamp dan kepolisian untuk ditindaklanjuti. Sebagai langkah antisipasi, jalur pendakian Gunung Sumbing untuk sementara ditutup hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dan kondisi dinyatakan aman.
Kapolres juga menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan dengan pihak terkait di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang, mengingat kawasan Gunung Sumbing berbatasan dengan kedua wilayah tersebut. Koordinasi ini dilakukan agar penutupan jalur pendakian dapat diterapkan secara terpadu demi mencegah pendaki memasuki kawasan yang berisiko.
“Kami mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk mematuhi penutupan sementara ini dan tidak melakukan pendakian sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Keselamatan menjadi prioritas, sehingga koordinasi lintas wilayah terus kami lakukan,” kata Ricky.
Berdasarkan pendataan petugas, sebanyak 152 pendaki yang tercatat melalui Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk, telah kembali dengan selamat. Sementara itu, 10 pendaki dari jalur Garung, Desa Butuh, yang sebelumnya masih dalam perjalanan turun, tiba di basecamp pada Selasa (20/10/2026) pukul 02.13 WIB. Dengan demikian, seluruh pendaki yang terdata melalui kedua jalur tersebut telah turun dengan selamat.
Untuk mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat, petugas gabungan juga mendirikan posko pengaduan bagi keluarga pendaki di Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk. Posko tersebut menjadi pusat informasi dan koordinasi bagi keluarga yang ingin memastikan keberadaan pendaki.
Wakapolres Wonosobo Kompol Nana Edi Sugito, S.H., turut memimpin personel Tim Siaga Bhayangkara dalam mendukung penanganan kejadian. Sementara itu, upaya pemadaman dilakukan oleh relawan RPB Kecamatan Kalikajar. Penyebab kebakaran dan luas area terdampak masih dalam pendataan.
Polres Wonosobo mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran, mengikuti arahan petugas, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diharapkan mengacu pada informasi resmi agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran selama proses penanganan berlangsung.(Amin/Rohadi).
Tim-KJN
Red-Spyd




















