Anak yang Tenggelam di Muara Sungai Lukulo Ditemukan Meninggal di TPI Tanggulangin

NKRINEWS45. COM |
Polres Kebumen – Tim gabungan akhirnya menemukan jasad seorang anak laki-laki yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di muara Sungai Lukulo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Korban ditemukan pada Minggu pagi, 8 Maret 2026, di perairan muara Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanggulangin, Kecamatan Klirong.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan korban bernama Muhammad Abdul Fatah, 11 tahun, pelajar asal Desa Munggu, Kecamatan Petanahan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat sore, 6 Maret 2026, setelah diduga terseret arus saat bermain di muara Sungai Lukulo di wilayah Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.

Menurut Kapolres, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB oleh tim gabungan yang melakukan pencarian sejak pagi hari. “Korban ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, Polri, dan TNI di sekitar muara TPI Tanggulangin setelah dilakukan penyisiran dari muara Sungai Lukulo,” kata Kapolres.

Proses pencarian dipimpin petugas Basarnas yang menyisir aliran muara dari arah barat menuju timur. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim melihat tubuh seorang anak dalam posisi terlentang mengapung di perairan. Melihat temuan tersebut, petugas kemudian melakukan evakuasi dengan mengangkat jasad korban dan membawanya menggunakan perahu karet menuju daratan di kawasan TPI Tegalretno.

Petugas kepolisian dari Polsek Petanahan bersama tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen, Pamapta Polres Kebumen, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Petanahan kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Saat dievakuasi, korban hanya mengenakan celana kolor berwarna hitam.

Kapolres menyebut penyebab kematian korban diduga akibat tenggelam di muara Sungai Lukulo. Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kebumen.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Kebumen, relawan, serta masyarakat setempat resmi dihentikan.

(Humas Polres Kebumen)
Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed