BENER MERIAH – Satuan Brimob Polda Aceh bersama masyarakat membangun dua jembatan darurat pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga yang terputus akibat bencana, Selasa, 13 Januari 2026.
Pembangunan jembatan darurat dan pembuatan jalan darurat dilakukan di jalan penghubung Desa Suka Jadi menuju Desa Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, serta di Desa Samarena, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat, baik untuk mobilitas sehari-hari maupun distribusi kebutuhan logistik.
Dengan semangat kebersamaan, personel Brimob Aceh bahu-membahu bersama warga setempat memanfaatkan material yang ada di sekitar lokasi untuk membangun jembatan darurat agar dapat segera dilalui. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Brimob Aceh. “Kami hadir untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi pasca bencana. Pembangunan jembatan dan jalan darurat ini diharapkan dapat kembali membuka akses warga sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan seperti semula,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Brimob Aceh. Salah seorang warga, Ahmad (35), mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Brimob. Jembatan ini sangat penting bagi kami. Terima kasih atas kepedulian dan kerja kerasnya,” ungkapnya.
Melalui aksi ini, Brimob Polda Aceh kembali menunjukkan peran yang humanis dan heroik, selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi dan harapan di saat sulit.




















