Sejalan Arah Presiden, Brimob Sumut Pulihkan Akses Warga — Jembatan di Tapsel dan Paluta Kembali Fungsional
Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan rakyat, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat.
Salah satunya melalui perbaikan jembatan gantung di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang sebelumnya sempat terputus akibat tingginya curah hujan dan derasnya arus sungai pada 25 November 2025. Jembatan sepanjang 60 meter tersebut merupakan satu-satunya akses vital warga menuju lahan pertanian. Tanpa jalur alternatif, aktivitas masyarakat sempat lumpuh dan penuh keterbatasan.
Merespons kondisi tersebut, sebanyak 32 personel Batalyon C Pelopor di bawah pimpinan AKP Martoga Siagian, S.Pd., diterjunkan langsung ke lokasi. Selain melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, personel Brimob juga bergotong royong bersama masyarakat dalam proses perbaikan.
Kegiatan perbaikan dilaksanakan mulai 11 hingga 18 Maret 2026 dengan melibatkan sinergi antara Brimob, pemerintah daerah, dan masyarakat. Berkat kerja sama tersebut, jembatan kini kembali kokoh dan aman dilalui. Akses masyarakat yang sempat terputus kini telah pulih, sehingga aktivitas pertanian dan perekonomian warga kembali berjalan normal.
Di lokasi berbeda, aksi serupa juga dilakukan di Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara. Sebanyak 30 personel yang dipimpin Kompol Suliadi, S.H., melaksanakan perbaikan jembatan gantung sepanjang 90 meter dengan lebar 1,5 meter dan ketinggian sekitar 25 meter dari permukaan sungai.
Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju area persawahan dan perkebunan karet. Kerusakan ringan akibat kurangnya perawatan sempat menghambat aktivitas warga. Melalui koordinasi intensif dengan pemerintah desa dan dukungan pemerintah daerah, proses perbaikan berhasil dilaksanakan dalam rentang waktu yang sama, yakni 11 hingga 18 Maret 2026.
Setelah rampung, kedua jembatan tersebut diserahkan kembali kepada masyarakat dan diterima langsung oleh kepala desa setempat, sebagai simbol kembalinya akses dan harapan warga.
Kehadiran Brimob tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam membantu kesulitan masyarakat. Apa yang dilakukan ini menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir untuk rakyat.
Negara Hadir, Negara Tidak Boleh Kalah.
Brimob Untuk Nusa dan Bangsa. 🇮🇩




















