BENER MERIAH – Demi memulihkan kembali akses masyarakat yang sempat terputus akibat banjir dan longsor, Satuan Brimob Polda Aceh bekerja sama dengan personel Polres Bener Meriah serta masyarakat setempat melaksanakan pembangunan jembatan darurat di Desa Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).
Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk menghubungkan kembali jalur transportasi warga yang terdampak bencana, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel Brimob bersama unsur kepolisian dan warga bahu membahu dalam proses pembangunan jembatan sebagai wujud sinergi dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat pascabencana.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Brimob Aceh di wilayah terdampak bencana merupakan bentuk nyata pengabdian Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat.
“Pembangunan jembatan ini merupakan upaya kami untuk memastikan akses masyarakat kembali terbuka. Dengan terhubungnya kembali jalur ini, diharapkan aktivitas warga serta penyaluran bantuan dapat berjalan lancar,” ujar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Setie, Rahmat (35), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Brimob Aceh dan Polres Bener Meriah yang dengan cepat membantu membangun kembali jembatan penghubung desa.“Kami sangat bersyukur dan terbantu. Sejak jembatan ini rusak, aktivitas warga menjadi terhambat. Dengan adanya jembatan darurat ini, kami bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkap Rahmat.
Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Aceh berharap kehadiran Polri dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi dampak bencana alam.




















