Samarinda – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim memanfaatkan lahan produktif di lingkungan markas komando. Pada Sabtu (20/12/2025), sejumlah personel melaksanakan kegiatan perawatan rutin di area Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang terletak tepat di bagian belakang Mako Batalyon B Pelopor, Samarinda Seberang, Kota Samarinda.
Kegiatan perawatan ini mencakup berbagai sektor pangan yang dikelola secara mandiri oleh para personel. Selain melakukan penyiraman dan pemupukan pada berbagai jenis tanaman sayuran hijau, personel juga fokus pada pemeliharaan hewan ternak. Di area P2L tersebut, tampak personel dengan telaten memberikan pakan serta mengecek kesehatan ayam ternak dan memastikan sirkulasi air pada kolam budidaya ikan nila berjalan dengan baik agar tumbuh kembangnya maksimal.
Pemanfaatan lahan tidur menjadi pekarangan pangan lestari ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian pangan internal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Mako. Dengan perawatan yang rutin dan terintegrasi antara sektor pertanian serta perikanan, diharapkan hasilnya nanti dapat bermanfaat langsung bagi kesejahteraan personel maupun membantu masyarakat sekitar saat masa panen tiba.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengelolaan P2L ini merupakan bagian dari implementasi Bakti Brimob dalam mendukung kedaulatan pangan. “Kami ingin personel tidak hanya mahir dalam tugas operasional keamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu ketahanan pangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan lahan yang tepat, kita bisa memproduksi sumber pangan sehat secara mandiri,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Sebagai influencer bagi masyarakat, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., mengajak warga untuk turut memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing dengan menanam sayuran atau budidaya ternak kecil. “Kami berharap apa yang dilakukan oleh Batalyon B Pelopor ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih produktif di lingkungan tempat tinggalnya. Semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan adalah kunci stabilitas ekonomi mikro yang akan berdampak besar bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.




















