Belitung – Polres Belitung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kamis (12/03/2026) pukul 15.50 WIB di halaman Mapolres Belitung.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, di antaranya Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, Wakil Ketua I DPRD Belitung Hilman, perwakilan Dandim 0414/Belitung Mayor Arm Tabrani, perwakilan Danlanud H.AS Hanandjoeddin Kapten Pom Yossy Wirasaputra, Kajari Belitung Teuku Panca Adhyaputra, Kepala BNNK Belitung AKBP Agus Handoko, S.H., serta para pejabat utama Polres Belitung dan tamu undangan lainnya.
Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Polres Belitung, Kodim 0414/Belitung, Lanud Tanjungpandan, Batalyon B Brimobda Polda Kep. Babel, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, ORARI, Senkom, serta BNNK Belitung.
Dalam amanat Bapak Kapolri yang dibacakan, Kapolres Belitung menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan pengamanan Idul Fitri 1447 H sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, nyaman, tertib dan lancar. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa situasi global saat ini perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi, termasuk gejolak harga minyak dunia yang berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi nasional. Oleh karena itu, seluruh elemen diharapkan dapat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional
Kapolres juga menyampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri bersama TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan di seluruh Indonesia. Pengamanan difokuskan pada berbagai objek penting seperti masjid, lokasi shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara hingga objek wisata.
Lebih lanjut disampaikan bahwa personel di lapangan diminta untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar hingga konflik antar kelompok. Selain itu, personel juga diminta melakukan patroli rutin di titik rawan, pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat. Kapolres juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi selama arus mudik.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Belitung juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama masa mudik Lebaran.
Diharapkan melalui kegiatan ini, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Belitung tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan aman dan lancar.




















