Pasukan Brimob I Korbrimob Polri yang tengah melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk Polda Aceh terus menunjukkan komitmen kuat dalam aksi kemanusiaan pascabencana yang melanda wilayah Aceh Tamiang. Sepanjang Kamis, 11 Desember 2025, berbagai kegiatan pertolongan, pembersihan, hingga pemulihan fasilitas publik dilaksanakan secara serentak oleh ratusan personel berseragam PDL II hitam taktikal.
Sejak pukul 06.00 WIB, enam personel randurlap telah bekerja menyiapkan sekitar 350 porsi makanan untuk para anggota yang bertugas dan masyarakat terdampak. Upaya ini menjadi penopang logistik penting dalam operasi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Pada pukul 07.00 WIB, sebanyak 27 personel di bawah pimpinan Ipda Prayudi Ginting, dikerahkan untuk melakukan kurvey dan pembersihan di SDN 1 Karang Baru. Kegiatan berjalan lancar dan mempercepat proses pemulihan sekolah yang terdampak bencana. Selang setengah jam kemudian, 28 personel lain dipimpin Ipda Heri Yulizar, melakukan pembersihan di Masjid Syuhada, Kampung Karang Baru.
Bersamaan dengan itu, lima personel dipimpin Ipda Yogi Putra, melaksanakan tugas pengamanan kedatangan Kapolri dan Dankor Brimob beserta rombongan di helipad Lapangan Bima, Paya Bedi, Kabupaten Aceh Tamiang. Situasi selama pengamanan dilaporkan aman dan terkendali.
Menjelang pukul 09.30 WIB, kegiatan pembersihan di SDN 1 Karang Baru kembali menjadi pusat perhatian, menyusul kehadiran Kapolri yang datang meninjau langsung kondisi sekolah. Didampingi Dankor Brimob, Kapusdokkes Polri, Aslog Polri, Kapolda dan Wakapolda Aceh, serta Bupati Aceh Tamiang, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pimpinan Polri terhadap proses pemulihan di daerah terdampak.
Hal serupa terjadi di Masjid Syuhada pada pukul 10.30 WIB. Sebanyak 28 personel Brimob telah lebih dulu melakukan pembersihan sebelum menyambut kehadiran rombongan Kapolri dan pejabat terkait.
Di sisi lain, pelayanan distribusi air bersih juga menjadi prioritas. Pada pukul 12.30 WIB, 13 personel water treatment yang dipimpin Brigpol Buya Hamka Luhima menyalurkan air bersih selama 4,5 jam. Dalam satu jam, sebanyak 7.000 liter air berhasil disalurkan untuk kebutuhan masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, pada pukul 16.00 WIB personel Brimob yang bertugas di Terminal Aceh Tamiang menyediakan fasilitas listrik serta layanan starling untuk mendukung kebutuhan warga dan petugas lapangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali. Kehadiran Brimob Korbrimob I melalui BKO Polda Aceh menjadi bukti solidaritas dan kesiapsiagaan Polri dalam membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.




















