Jakarta – Kepolisian Sektor Ciracas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut adalah pengamanan dan pengawasan kegiatan pemberian makanan bergizi gratis kepada ribuan anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (27/08) pagi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Ciracas, Aiptu Agus DH, hadir di tengah-tengah kegiatan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Kegiatan ini difokuskan pada penyaluran makanan sehat kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, balita, serta ibu hamil dan menyusui yang menjadi bagian dari pelayanan Posyandu.
Menu yang disajikan mencerminkan perhatian serius terhadap asupan gizi anak, seperti nasi, ikan cucut crispy, telur saus manis, sayur dan buah segar, serta tambahan susu dan snack sehat untuk balita dan ibu hamil.
Sebanyak 3.878 porsi makanan dibagikan ke berbagai lembaga pendidikan dan posyandu di wilayah tersebut.
Kepala dapur dan penanggung jawab kegiatan, Naufal Fauzan Rafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Asslam Cilacap dengan berbagai elemen masyarakat guna membangun ketahanan gizi sejak usia dini.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh kuat, sehat, dan siap menghadapi masa depan. Dukungan dari kepolisian memberi rasa aman yang luar biasa bagi seluruh tim,” ujarnya.
Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad S, memberikan apresiasi terhadap inisiatif sosial tersebut.
“Polsek Ciracas tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam setiap kegiatan kemanusiaan. Kesehatan anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Kami berkomitmen mengawal setiap upaya yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, serta tidak segan melapor bila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
“Mari kita jaga lingkungan tetap aman, kondusif, dan saling peduli. Polisi hadir bukan hanya saat ada masalah, tapi juga saat masyarakat membutuhkan rasa tenang,” tambahnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang luas.
Di tengah berbagai tantangan, kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam membangun kepercayaan dan solidaritas sosial.