Satbrimob Polda Kalbar melaksanakan kegiatan penghancuran UXO (Unexploded Ordnance) amunisi sisa perang temuan masyarakat Desa Theng Raya Kabupaten Sanggau. Sabtu (28/02/26).
Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp Dede Rojudin, S.I.K., memerintahkan kepada Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar untuk melaksanakan kegiatan penghancuran atau disposal terhadap UXO (Unexploded Ordnance) amunisi sisa perang berjenis mortir 81mm temuan masyarakat pada saat mereka sedang mencari ikan di aliran Sungai Beduai Desa Theng Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Dilaksanakannya kegiatan penghancuran ini dalah untuk menghilangkan risiko ledakan yang tidak disengaja dan memastikan keamanan lingkungan serta masyarakat. Kegiatan penghancuran ini merupakan sikap profesionalitas dan kesiapsiagaan Polri dalam setiap aspek tugas yang berkaitan dengan bahan berbahaya dan berisiko tinggi yang dapat melukai masyarakat yang dimana amunisi sisa perang ini memiliki tingkat risiko tinggi karena sewaktu-waktu dapat meledak akibat benturan, panas, atau faktor lainnya. Kegiatan penghancuran yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Kalbar ini kembali menunjukan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam di situasi apapun. Profesionalitas, kesiapsiagaan, dan dedikasi yang ditunjukkan oleh personel Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar selama kegiatan penghancuran amunisi sisa perang ini merupakan wujud nyata komitmen Polri sebagai institusi yang selalu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
“Hari ini kami bersama dengan personel Polsek Beduai dan Koramil 1204-03/Beduai melaksanakan penghancuran atau disposal terhadap amunisi sisa perang berjenis mortir 81mm temuan dari masyarakat Desa Beduai di lahan jagung milik Polsek Beduai yang berada di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Tujuan dilakukannya penghancuran ini adalah untuk menghilangkan risiko ledakan yang tidak disengaja dan memastikan keamanan lingkungan serta masyarakat yang dimana amunisi sisa perang ini memiliki resiko tinggi karena sewaktu-waktu bisa meledak akibat benturan, panas, atau faktor lainnya. Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan bentuk pengabdian yang kami berikan kepada masyarakat dan melalui kegiatan ini Polri kembali menunjukan komitmennya sebagai institusi yang menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat” ucap Ps Kasubden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar Akp Sri Rubianto.




















