NKRINEWS45. COM |
KENDAL – Peta gerakan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kendal memasuki babak baru. Forum Kendal Bersatu (FKB) resmi dideklarasikan sebagai wadah tunggal pemersatu berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Kendal pada Jumat (6/2/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kendal tersebut menandai komitmen kolektif untuk menghapus sekat antarorganisasi demi satu tujuan: percepatan kemajuan daerah.
Presidium FKB, Sugiharto Hariono, menegaskan bahwa forum ini dibentuk atas dasar kesadaran akan pentingnya kolaborasi. Menurutnya, FKB dirancang untuk menyatukan seluruh potensi organisasi di Kendal tanpa memandang latar belakang.
“Forum ini adalah wadah inklusif bagi seluruh ormas dan LSM. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang memiliki semangat membangun daerah. Kami ingin menjadi jembatan yang kokoh antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah,” ujar Hariono.
Pasca-pelantikan, Hariono menyatakan pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal dan eksternal, termasuk menjalin komunikasi dengan dinas terkait serta partai politik untuk menyelaraskan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi. Ia memandang FKB sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyerap dinamika di akar rumput secara lebih terstruktur.
“Kami berharap FKB menjadi rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat. Susunlah program yang berbasis pada kebutuhan riil warga, sehingga kritik dan masukan yang disampaikan bersifat konstruktif demi Kendal yang lebih maju,” pesan Bupati Dyah Kartika.
Senada dengan Bupati, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, Alfebian Yulando, menyebut kehadiran FKB sebagai sebuah kemajuan signifikan. Ia menyoroti bahwa selama ini belum ada wadah formal yang menghimpun keberagaman ormas di Kendal dalam satu payung besar.
“Melalui komisi-komisi bidang seperti pendidikan dan budaya, kami berharap FKB konsisten mengawal aspirasi masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan kondusivitas daerah,” ungkap pria yang akrab disapa Febi tersebut.
Sebagai bentuk implementasi nyata dari visi kemanusiaan, deklarasi ini tidak hanya diisi dengan prosesi seremonial. Panitia juga menyelenggarakan santunan bagi anak yatim piatu, sebagai simbol bahwa FKB hadir untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kecil sejak hari pertama dikukuhkan.
Dengan semangat kebersamaan ini, Forum Kendal Bersatu diharapkan mampu bertransformasi menjadi katalisator perubahan yang positif dan akuntabel bagi pembangunan Kabupaten Kendal di masa depan.
Red-Spyd




















