Warga RW 20 Pagambiran Ampalu Kompak Bergoro: Wujudkan Sarana Bermain Anak dan Olahraga untuk Cegah Tawuran

Padang, Minggu, 31 Agustus 2025 | Minggu pagi (31/8), wajah RW 20 Pagambiran Ampalu, Lubuk Begalung, berubah cerah. Sejak pukul 07.30 WIB, tidak kurang dari 200 warga berbaur dalam satu semangat: bergotong royong menata lahan kosong untuk dijadikan sarana bermain anak dan olahraga masyarakat.

Dengan peralatan sederhana, warga bahu-membahu membersihkan semak belukar, mengangkut batu, hingga meratakan tanah. Suasana penuh kebersamaan itu tidak hanya menghasilkan lahan yang lebih tertata, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi warga.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Lurah Pagambiran, Junaidi, perwakilan Camat Lubuk Begalung, Hendri AS, Wakil Ketua LPM Pagambiran Ampalu, Januar Angket, unsur pemuda seperti Teguh, serta Ketua Pemuda RW 20, Ayun. Mereka ikut turun langsung, menyatu dengan masyarakat dalam kerja bersama.

Harapan Besar di Balik Goro

Selain untuk menyiapkan fasilitas bermain dan olahraga, warga juga menaruh harapan besar pada kegiatan ini. Sebelumnya, lahan yang kini mulai tertata tersebut hanyalah semak belukar yang sering gelap dan tidak terurus. Kondisi itu kerap dimanfaatkan oknum tertentu sebagai tempat bersembunyi, bahkan rawan dijadikan lokasi para pelaku tawuran. “Kalau lahan ini bisa kita manfaatkan sebagai sarana olahraga, InsyaAllah anak-anak dan pemuda kita lebih sibuk dengan kegiatan positif. Tidak ada lagi ruang gelap untuk tawuran. Justru di sini akan lahir ruang kebersamaan, tempat mereka berolahraga dan mengasah bakat,” ungkap Ayun, Ketua Pemuda RW 20.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang ibu rumah tangga yang ikut bergoro. “Kami para orang tua merasa lebih tenang jika anak-anak punya tempat bermain yang jelas. Selama ini, kalau main di jalanan, sering khawatir tertabrak kendaraan. Kalau di lahan ini sudah jadi sarana bermain, anak-anak bisa tumbuh sehat sekaligus aman,” tuturnya.

Dukungan Pemerintah Setempat

Perwakilan Camat Lubuk Begalung, Hendri AS, menyampaikan apresiasinya. “Apa yang dilakukan masyarakat RW 20 ini luar biasa. Dari lahan kosong yang sebelumnya rawan masalah, kini disulap menjadi sarana bermanfaat. Pemerintah kecamatan tentu akan mendukung penuh agar fasilitas ini segera terwujud dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Wakil Ketua LPM Pagambiran Ampalu, Januar Angket, menambahkan, “Gotong royong ini bukan hanya kerja bakti biasa. Ini langkah awal membangun ruang positif. Anak-anak kita butuh tempat menyalurkan energi, dan ini adalah jawaban dari kebutuhan itu.”

Nilai Gotong Royong yang Menguat

Sepanjang kegiatan, kebersamaan benar-benar terasa. Para bapak membersihkan lahan, pemuda menata tanah dan mengangkut material, sementara ibu-ibu menyiapkan konsumsi bagi para peserta. Semua berperan sesuai kemampuannya.

Gotong royong ini sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai luhur yang mulai pudar di tengah masyarakat modern. Bahwa membangun kampung tidak selalu harus menunggu program dari pemerintah, tetapi bisa dimulai dari kesadaran bersama.

Optimisme Warga

Kini, warga RW 20 menatap masa depan dengan penuh optimisme. Mereka yakin sarana bermain anak dan olahraga masyarakat ini akan menjadi pusat kegiatan positif. Lapangan kecil untuk sepak bola, voli, senam pagi, hingga berbagai kegiatan sosial bisa dilakukan di tempat ini.

“Harapan kami sederhana, dengan adanya sarana olahraga ini, anak-anak bisa lebih sibuk berlatih dan bermain, pemuda bisa menyalurkan energi lewat kegiatan positif, dan masyarakat bisa lebih sering bersilaturahmi. Kalau ini terwujud, InsyaAllah tawuran bisa ditekan, karena mereka sudah punya tempat menyalurkan hobi dan kebersamaan,” ujar Teguh, salah satu tokoh pemuda yang ikut bergoro.

Penutup

Gotong royong RW 20 Pagambiran Ampalu bukan hanya menata lahan, tetapi menata harapan. Dari tempat yang dulunya rawan masalah, kini mulai terwujud ruang baru untuk bermain, berolahraga, dan menjalin kebersamaan.

Dengan semangat kolektif ini, warga percaya bahwa sarana bermain anak dan olahraga masyarakat yang sedang dirintis akan menjadi warisan berharga, tempat lahirnya generasi sehat, tangguh, dan jauh dari perpecahan.

TIM RMO

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed