NKRINEWS45. COM |
BOJA, KENDAL – Semangat gotong royong membuncah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Setia Bhakti, Boja, menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H. Pada Minggu (8/2/2026), sinergi lintas sektoral yang melibatkan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) bersama gabungan komunitas kemasyarakatan menggelar aksi kerja bakti masif sebagai bentuk penghormatan bagi para syuhada bangsa.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin kebersihan, melainkan manifestasi nyata kemanunggalan antara elemen sipil dan aparat keamanan dalam menjaga simbol sejarah bangsa.
Kolaborasi Lintas Elemen: Aksi revitalisasi ini melibatkan berbagai unsur penting di wilayah Boja, di antaranya:
Unsur Keamanan: Personel Koramil 13 Boja (Kodim 0715/Kendal) dan Polsek Boja.
Unsur Sosial & Lingkungan: Komunitas Pecinta Alam (Komcas), Komunitas Radio Antar Kampung (Krak), serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Boja.
Para pimpinan komunitas yang hadir menegaskan bahwa keterlibatan mereka adalah bentuk akuntabilitas organisasi terhadap mandat sosial dan pengabdian masyarakat.
Agus Irianto (Purn-TNI), perwakilan pimpinan komunitas, menekankan pentingnya menjaga tonggak sejarah.
“Kami bergerak atas dasar dedikasi murni. Menjaga TMP Setia Bhakti adalah tanggung jawab moral untuk memastikan nilai-nilai sejarah tetap lestari. Ini adalah misi pengabdian sosial berkelanjutan yang ingin kami wariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Arif Hakim selaku Ketua Krak, menyoroti pentingnya komunikasi dalam aksi sosial.
“Melalui frekuensi radio kami bergerak, namun di lapangan kami bekerja nyata. Sinergi ini menunjukkan bahwa saat elemen masyarakat bersatu dengan TNI-Polri, tantangan seberat apa pun, termasuk menjaga aset sejarah, akan terasa ringan,” jelas Arif.
Sementara itu, Sri Ajei dari Komunitas Pecinta Alam (Komcas) menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk pelestarian lingkungan di area sakral.
“TMP bukan sekadar pemakaman, ini adalah ruang terbuka hijau yang menyimpan nilai heroik. Kami ingin memastikan wajah makam pahlawan kita tetap asri dan terawat sebagai bentuk terima kasih kami,” ungkapnya.
Aksi yang diinisiasi oleh Pepabri ini mendapatkan apresiasi luas dari berbagai pihak. Selain aspek estetika dan kebersihan, nilai strategis yang disasar adalah penguatan jejaring silaturahmi di wilayah Singorojo, Boja, dan Limbangan (SIBOLI).
Pihak Pepabri menyampaikan bahwa partisipasi aktif komunitas adalah kunci utama dalam menjaga kondusifitas wilayah. Dengan komunikasi yang cair antar-elemen, potensi gesekan sosial dapat diredam melalui kolaborasi nyata yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
Seluruh rangkaian kegiatan—Dimulai dari pembersihan area Taman makam pahlawan jadi bersih dan rapi sehingga indah di pandang—Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh kekompakan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk arwah para pahlawan, yang sekaligus menjadi simbol penguat kerukunan antar organisasi di wilayah Kendal atas.
Red-Spyd




















