NKRINEWS45. COM |
KOTA MAGELANG – Makam Kyai Langgeng di tengah area wisata Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang mulai direnovasi. Peletakan batu pertama pemugaran ini dilakukan oleh Walikota Magelang H. Damar Prasetyono bersama R. Bambang Sridaya, S.E. selaku pemberi hibah renovasi, Senin (29/06/2026) pagi.
Hadir mengikuti acara, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Magelang, Kapolsek Magelang Tengah AKP Iwan Kusuma, Direktur Utama (Dirut) Taman Kyai Langgeng (TKL) beserta jajaran. Serta keluarga R. Bambang Sridaya dari Klaten.
Sebelum dilaksanakan peletakan batu pertama, dilakukan seremonial dan pembacaan sejarah tokoh Kyai Langgeng oleh Dirut TKL. Dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan memanjatkan doa keselamatan atas dimulainya kegiatan renovasi dan acara dilanjutkan prosesi peletakan batu pertama.
Usai peletakan batu pertama pemugaran makam, Walikota Magelang mengatakan Magelang sebagai Pakuning Tanah Jawa memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa hingga berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena di Magelang banyak situs yang berkaitan dengan perjuangan pada Perang Diponegoro tahun 1825-1830, salah satunya adalah tokoh Kyai Langgeng yang dimakamkan di Magelang ini.
“Ini ada korelasinya, sehingga kami sebagai generasi penerus ini untuk menjaga situs-situs sejarah yang memang sangat erat dengan NKRI,” ujar H. Damar Prasetyono.
Walikota Magelang juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada keluarga R. Bambang Sridaya yang berkenan merenovasi Makam Kyai Langgeng dan sekitarnya. Dikatakan kegiatan ini juga mendukung dari program Pemkot Magelang dalam pengembangan tempat-tempat wisata religi di wilayahnya.
Di tempat yang sama, R. Bambang Sridaya mengungkapkan niat merenovasi makam adalah murni dari diri dan keluarganya. Terkait biaya, beliau tidak berkenan menyebut angka, hanya dikatakan semua dari keluarganya.
“Niat merenovasi ini kemudian kami sampaikan kepada Bapak Walikota Magelang dan beliau berkenan. Jadi kami ingin makam para leluhur dapat terawat dengan baik. Siapa pun yang berziarah di sini pun akan lebih nyaman. Itu semua wujud rasa syukur kami atas jasa para leluhur sehingga kami bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan alam semesta,” ujarnya.
Renovasi area makam disebutkan seluas 700 meter persegi. Saat dilaksanakan acara ini material dasar sudah disiapkan di lokasi.
Terpisah, Dirut Taman Kyai Langgeng, dr. Sri Widodo menambahkan renovasi ini lebih bersifat perbaikan dan perluasan area ziarah. Sekeliling makam dibuat lebih bagus, dan memunculkan nilai kesakralan pada tempat ziarah ini.
“Sehingga dengan renovasi dan pengembangan lokasi wisata religi ini kami berharap jumlah para peziarah semakin meningkat. Untuk itu, kita juga harus meningkatkan kenyamanan peziarah di lokasi,” ungkapnya.
Diketahui, Taman Kyai Langgeng merupakan destinasi wisata andalan Kota Magelang yang memiliki luas sekitar 27 hektare. Selain merupakan tempat wisata yang memiliki berbagai wahana hiburan dan edukasi, juga terdapat lokasi wisata religi di tengahnya, yaitu Makam Kyai Langgeng.
“Untuk memberikan kenyamanan dan daya tarik bagi wisatawan dan peziarah, Bapak Walikota Magelang mendorong Taman Kyai Langgeng untuk terus berbenah dan berinovasi,” pungkas dr. Sri Widodo. (Nar).
Red-Spyd








































