Bhakti Nala Yudha
Jakarta, 28 Maret 2026
Dalam rangka mendukung operasi diplomasi muhibah duta bangsa, Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M. yang diwakili oleh Asisten Teritorial (Aster) Dankodaeral III, Kolonel Laut (P) Eka Prabawa, menyambut kedatangan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Sabtu (28/3).
Pelayaran yang menggunakan KRI Bima Suci, dikomandani Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, S.E., M.Tr.Opsla ini, diikuti oleh 80 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II Korps Pelaut Angkatan ke-73, 56 delegasi termasuk pendamping dari negara sahabat baik ASEAN maupun Non-ASEAN (ADMM Plus, NTNT Counterpart, IONS, WPNS) dan 6 Perwakilan Pemuda/Pemudi dari Jawa Timur, DKI Jakarta dan Sumatera Utara.
Selain taruna AAL, perwakilan dari negara sahabat sejumlah 56 orang dari 25 negara yaitu 9 ASEAN dan 16 Non ASEAN turut serta mengikuti kegiatan ini. Sedangkan rangkaian kegiatan APCS, dilaksanakan sejak tanggal 24 Maret 2026 di Surabaya dan akan berakhir pada tanggal 16 April 2026 di Colombo, Sri Lanka dengan rute Surabaya – Jakarta – Belawan – Colombo.
Kegiatan penyambutan dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan yang didampingi Pangkolinlamil, Gubernur AAL dan PJU Kolinlamil.
Selama berada di Jakarta, mereka akan melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya kunjungan kehormatan, _cultural visit_ dan _deck reception_.
Pada kesempatan terpisah Dankodaeral menyampaikan bahwa, pelayaran APCS tersebut selain untuk menjadi duta negara dalam menjalankan peran diplomasi, juga untuk menambah wawasan tentang pergaulan internasional. Termasuk kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat serta mempererat hubungan _navy brotherhood_ antar peserta.
“Program latihan pelayaran ini juga akan membentuk karakter prajurit Jalasena yang memiliki mental kejuangan yang tangguh, sebagai bekal untuk calon perwira TNI Angkatan Laut yang bermoral, disiplin, profesional dan bertanggung jawab,” ujar pria dengan bintang dua di pundaknya ini.
Lebih lanjut disampaikan, “Lattek APCS juga merupakan wujud peran diplomasi yang menunjukkan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa bahari berwawasan maritim ke dunia internasional,” pungkas Uki.
(Dispen Kodaeral III)




















