NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG — Pemerintah Kabupaten Temanggung bersama Kepolisian Resor (Polres) Temanggung resmi mematangkan kesiapan pengamanan menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Langkah tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Desa 2026 yang berlangsung di Halaman Mapolres Temanggung, Senin (19/10/2026).
Kegiatan strategis ini digelar sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana (sarpras), serta memperkuat koordinasi lintas sektoral. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian Pilkades serentak di Kabupaten Temanggung dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Berdasarkan jadwal resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung, pemungutan suara Pilkades serentak akan dilaksanakan pada 29 Oktober 2026 mendatang. Kontestasi politik tingkat desa ini bakal digelar secara bersamaan di 14 desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Bupati Temanggung Agus Setyawan, S.E., dalam amanatnya menegaskan bahwa kesuksesan dan kondusifitas Pilkades tidak bisa hanya mengandalkan peran aparat keamanan semata. Diperlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan.
“Pilkades merupakan pesta demokrasi di tingkat akar rumput yang dinamikanya sangat cair. Keberhasilan pengamanan tidak akan tercapai bila hanya dibebankan kepada aparat saja. Dibutuhkan peran aktif dan komitmen bersama antara panitia penyelenggara, aparat keamanan, para calon kepala desa, tim sukses, serta seluruh elemen masyarakat,” tegas Bupati Agus Setyawan saat membacakan amanatnya di hadapan peserta apel.
Bupati menambahkan, titik berat pengamanan dalam Operasi Aman Desa 2026 terletak pada aspek pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat—baik bagi panitia, para calon kades, maupun warga pemilik hak pilih.
Untuk mengawal jalannya Pilkades di 14 desa tersebut, kekuatan personel gabungan disiagakan secara penuh. Unsur yang dilibatkan terdiri dari jajaran TNI dari Kodim 0706/Temanggung, Polres Temanggung, Satpoldam/Satpol PP, hingga Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Khusus dari jajaran Kepolisian, Polres Temanggung mengerahkan sebanyak 352 personel yang akan disebar di titik-titik rawan serta lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), skema pengamanan diarahkan untuk memetakan berbagai resiko, meliputi:
Aspek Keamanan dan Ketertiban: Kepatuhan seluruh pihak terhadap aturan dan mekanisme Pilkades.
Aspek Kriminalitas: Pencegahan potensi kejahatan konvensional, perusakan sarana, perkelahian antar pendukung, hingga unjuk rasa destruktif.
Aspek Gangguan Lain: Mitigasi potensi bencana alam, pelanggaran Peraturan Daerah (Perda), serta gangguan ketentraman warga.
Tekankan Netralitas Aparat dan 5 Pesan Penting
Di hadapan peserta apel, Bupati Agus Setyawan secara khusus mengimbau seluruh personel keamanan untuk menjaga netralitas dan tidak memihak kepada salah satu kontestan. Perlakuan yang adil dan setara kepada seluruh calon kepala desa dianggap menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik horizontal.
“Berikan pelayanan dan jaga netralitas terhadap seluruh calon dengan perlakuan yang sama. Kendati demikian, saya minta seluruh petugas tidak ragu mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap siapa saja yang coba-coba melanggar aturan,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Temanggung menyampaikan lima poin amanat utama untuk dipedomani oleh seluruh personel di lapangan:
Menjunjung Tinggi Kejujuran dan Keadilan: Berdiri netral di atas semua golongan dan tidak berpihak pada kontestan mana pun.
Optimalisasi Pelayanan: Memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara humanis.
Menjaga Integritas: Menghindari tindakan tidak terpuji yang dapat merusak nama baik pribadi maupun instansi.
Niat Pengabdian: Menjadikan tugas pengamanan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan nilai ibadah.
Menjaga Fisik dan Kesehatan: Memastikan kondisi stamina tetap prima selama mengawal seluruh prosesi Pilkades hingga tuntas.
Apel Gelar Pasukan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Temanggung, di antaranya Dandim 0706/Temanggung, Kapolres Temanggung, Kepala Satpol PP Kabupaten Temanggung, Kepala Dinpermades Kabupaten Temanggung, serta Pejabat Utama (PJU) dan seluruh Kapolsek/Kapolsubsektor se-Kabupaten Temanggung.
Dengan sinergi yang kokoh antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, Pemkab Temanggung optimistis gelaran Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung aman dan damai, demi mewujudkan sasaran utama keberlanjutan pembangunan daerah: “Temanggung Tetap Tersenyum”.
Red-Spyd




















