:
BEKASI – suara cangkul yang selama ini menghiasi jalanan sempit di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, akhirnya berganti menjadi senyum lega warga. Setelah bertahun-tahun berjuang melawan genangan air setiap kali hujan turun, Jalan Simin Gaer kini telah resmi “tuntas” dicor dan dilengkapi drainase modern berkat program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0507/Bekasi. Minggu (17/5)
Bagi warga setempat, perubahan ini bukan sekadar soal aspal atau beton, melainkan sebuah kemenangan atas ketidaknyamanan yang sudah lama mereka derita. Jalan sepanjang 473 meter dengan lebar 4 meter ini sebelumnya ibarat “kolam dadakan” saat musim hujan tiba. Tanpa sistem drainase yang memadai, air hujan kerap menggenang, menghambat aktivitas warga, dan merusak struktur jalan tanah yang lunak.
“Kalau dulu hujan sedikit saja, jalan ini langsung becek dan susah dilewati motor. Sekarang, alhamdulillah, air langsung lancar mengalir ke saluran baru,” ujar salah satu warga Jatirangga yang menyaksikan proses pengerjaan dari awal hingga akhir.
Kehadiran Satgas TMMD 128 Kodim 0507/Bekasi membawa angin segar. Dengan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat, personel militer bahu-membahu dengan warga lokal mengerjakan dua sasaran fisik utama: pengerasan jalan menggunakan cor beton dan pembangunan drainase U-Ditch. Kolaborasi ini memastikan bahwa jalan tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki sistem pembuangan air yang efektif untuk mencegah genangan di masa depan.
Komandan Kodim 0507/Bekasi menekankan bahwa TMMD kali ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab keluhan paling dasar masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setelah TMMD selesai, manfaatnya benar-benar dirasakan jangka panjang. Jalan yang kering dan bebas genangan akan meningkatkan ekonomi dan mobilitas warga Jatirangga,” tuturnya.
Dengan selesainya pengecoran dan instalasi drainase ini, Jalan Simin Gaer kini bertransformasi menjadi akses yang lebih layak, aman, dan nyaman. Bagi warga Jatirangga, ini adalah bukti bahwa gotong royong antara TNI dan masyarakat mampu mengubah wajah kampung mereka menjadi lebih baik, satu meter demi satu meter. (*)




















