GORONTALO – Memasuki hari ketiga pencarian dua korban yang hanyut di Sungai Motoduto, Personil Satuan Brimob Polda Gorontalo bersama tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Bripka Heri Winarko melaporkan bahwa upaya penyisiran hingga Selasa sore (6/1/2026) belum membuahkan hasil. Meskipun pencarian terus diintensifkan, keberadaan kedua korban masih belum ditemukan.
Tim SAR memperluas area operasi guna memaksimalkan hasil di lapangan. Penyisiran diperluas melampaui aliran Sungai Besar Paguyaman hingga mencapai radius lebih jauh di pesisir Pantai Bilato, tulis laporan resmi terkait perkembangan situasi tersebut.
Hingga saat ini, kekuatan personel masih dipertahankan secara maksimal. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Brimob Polda Gorontalo, Samapta, Basarnas, TNI, hingga relawan masyarakat tetap bersiaga di berbagai titik pantau strategis.
Tantangan utama yang dihadapi tim di lapangan adalah kondisi alam yang tidak menentu. Tim SAR terus mengantisipasi cuaca yang fluktuatif serta arus sungai yang deras, sejalan dengan imbauan untuk mewaspadai bencana alam akibat intensitas hujan tinggi.
Pihak kepolisian melalui Satuan Brimob Polda Gorontalo memastikan bahwa monitoring intensif dan koordinasi antarunsur tetap berjalan melekat. Operasi pencarian dipastikan akan terus berlanjut dengan fokus utama pada wilayah hilir sungai dan pesisir pantai.








































