Kejuaraan Panjat Tebing Triwulan I Tahun 2026 antar satuan jajaran Korps Brimob Polri resmi digelar di arena _Wall Climbing_ Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., dan dihadiri oleh Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima serta Para Danmen jajaran Pasukan Pelopor. Senin (27/4/2026).
Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 27 hingga 28 April 2026 dan diikuti sebanyak 49 atlet dari jajaran Pasukan Pelopor, Pasukan Gegana dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya.
Ajang ini menjadi sarana pembinaan kemampuan fisik, ketangkasan dan mental personel Brimob dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan Pemerintah Kota Bogor, sebagai bentuk sinergi dalam pembinaan olahraga prestasi sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga.
Pada hari pertama, nomor yang dipertandingkan adalah kategori Lead putra dan putri. Para atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menaklukkan jalur panjat dengan tingkat kesulitan tinggi disertai semangat sportivitas.
Sementara itu, pada hari kedua akan dipertandingkan kategori Speed putra dan putri. Nomor ini menguji kecepatan, ketepatan, dan konsistensi atlet dalam menyelesaikan jalur panjat dalam waktu sesingkat mungkin.
Dalam sambutannya, Danpas Pelopor mengatakan bahwa perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan profesionalisme serta mempererat soliditas antar satuan di Korps Brimob Polri.
“Sebagai personel Brimob, kita dituntut untuk senantiasa siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan yang membutuhkan kesiapan fisik prima, fokus, ketepatan, dan daya juang tinggi, seluruh nilai tersebut tercermin dalam olahraga Panjat Tebing ini,” pernyataan Danpas Pelopor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir atlet-atlet panjat tebing berprestasi yang mampu mengharumkan nama Korps Brimob Polri di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.








































