Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Tangani Kebakaran di Perumahan Rapak Benuang

Samarinda – Kesiapsiagaan personel Satuan Brimob Polda Kaltim dalam menghadapi situasi darurat kembali teruji saat si jago merah mengamuk di kawasan pemukiman padat penduduk. Pada Rabu (08/04/2026) pagi, Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor Samarinda dikerahkan untuk melakukan penanganan kebakaran yang melanda sebuah hunian di Jalan PM. Noor, Perumahan Rapak Benuang RT. 28 Blok BH, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara. Laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 05.30 WITA, di mana personel Brimob langsung meluncur ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama unsur pemadam kebakaran lainnya dan warga setempat. Beruntung, berkat aksi cepat di lapangan, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lain, dan dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Meskipun tidak ada korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian materiil berupa hangusnya satu unit bangunan rumah dan satu unit kendaraan roda dua (R2). Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib, namun dugaan awal mengarah pada adanya korsleting listrik di salah satu bagian rumah. Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menyatakan bahwa kehadiran tim Respon Bencana di lokasi merupakan bentuk kewaspadaan tinggi terhadap segala bentuk potensi bencana di wilayah Samarinda. “Personel kami selalu dalam posisi siap sedia untuk merespons kejadian darurat secara cepat dan efektif. Prioritas utama kami adalah evakuasi dan pencegahan perluasan dampak bencana guna melindungi aset serta nyawa masyarakat,” ujar AKP Nugroho Widihyanto.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini adalah wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di rumah masing-masing. “Brimob akan selalu hadir di garis terdepan saat rakyat membutuhkan pertolongan. Kecepatan merespons bencana adalah harga mati bagi kami demi pengabdian yang tulus kepada bangsa. Teruslah waspada, karena keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed