SIGI – Personel SAR Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sulteng terus menyisir dan membersihkan material bangunan yang roboh di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, Jumat (19/06/2026). Aksi tanggap darurat yang memasuki hari keempat pasca-gempa bumi ini difokuskan untuk mempercepat pemulihan pemukiman warga setempat.
Di lapangan, personel Brimob menggunakan peralatan SAR untuk memecah, mengangkat, dan memindahkan puing-puing beton serta kayu yang menutupi area pekarangan rumah warga. Langkah ini diambil guna meminimalkan risiko kecelakaan lanjutan akibat struktur bangunan yang masih labil.
Kehadiran tim SAR di lokasi bencana menjadi sokongan kekuatan penting bagi masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat. Selain membersihkan material fisik, personel juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memetakan titik-titik reruntuhan lain yang memerlukan penanganan prioritas.
Konsistensi petugas di area terdampak merupakan wujud komitmen kemanusiaan satuan dalam meringankan beban korban bencana alam. Personel di lapangan memastikan proses evakuasi material berjalan cepat dan aman agar aktivitas harian warga bisa segera pulih.
Wadanyon A Pelopor, AKP Cahyo Suryanto menegaskan bahwa konsistensi petugas di area terdampak merupakan wujud komitmen kemanusiaan satuan dalam meringankan beban korban bencana alam.
“Fokus utama tim SAR di hari keempat ini adalah mempercepat pembersihan puing-puing bangunan yang menutup akses jalan dan pemukiman. Kami ingin memastikan aktivitas warga Desa Kamarora bisa segera kembali normal” jelasnya.
Hingga sore hari, pembersihan sejumlah rumah warga di Desa Kamarora berjalan lancar dengan situasi keamanan yang tetap kondusif. Warga setempat mengapresiasi kerja keras personel Brimob yang terus mendampingi mereka di masa pemulihan ini.




















