NKRINEWS45. COM |
WONOSOBO — Jajaran Unit Reaksi Cepat Reskrim Polsek Sapuran berhasil menangkap seorang pria berinisial A, pelaku tindakan pelecehan seksual jalanan (begal payudara) yang meresahkan warga di jalur Sapuran–Kalibawang, Wonosobo. Pelaku diringkus pada Jumat (21/8/2026) malam, hanya beberapa jam setelah menerima laporan dari korban.
Kejadian bermula pada Jumat siang pukul 13.15 WIB. Korban, seorang siswi berusia 16 tahun, sedang dalam perjalanan pulang sekolah dengan membonceng rekannya mengendarai sepeda motor. Saat melintas di jalur Sapuran–Kalibawang, korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo bernomor polisi R 3650 DAD.
Pelaku yang mengenakan jaket dan helm full face tersebut mendempet kendaraan korban dan melakukan aksi pelecehan fisik secara tiba-tiba. Sontak korban dan rekannya berteriak histeris, membuat pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Didampingi orang tua dan kepala desa setempat, korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapuran pada pukul 13.30 WIB. Menindaklanjuti laporan warga, Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, S.H., langsung memimpin analisa data serta menginstruksikan tim gabungan Reskrim dan Intelijen untuk mengejar pelaku berdasarkan ciri-ciri dan identitas kendaraan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menganalisis data kejadian dan kondisi TKP, lalu memerintahkan unit Reserse dan Intelijen untuk melakukan pengejaran. Alhamdulillah, dalam waktu singkat pelaku berhasil kami amankan di wilayah Sawangan, Leksono, sekitar pukul 20.00 WIB,” ujar AKP Suryanto.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku yang merupakan warga Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, mengakui telah melakukan perbuatan serupa sebanyak tiga kali di wilayah Sapuran dan Kalibawang. Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 415 huruf b UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kapolsek Sapuran mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengendara perempuan, untuk senantiasa waspada saat melintasi jalur sepi dan jika memungkinkan berpergian secara berombongan.
Pihak keluarga korban mengapresiasi respons cepat kepolisian. Afif, kakak korban, menyampaikan rasa lega atas penangkapan ini karena aksi pelaku selama ini sangat meresahkan dan menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang kerap melintasi jalur tersebut.(Amin/Rohadi).
Tim-KJN
Red-Spyd




















