NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung bersama Polres Temanggung dan Kodim 0706/Temanggung resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi 2026”. Kegiatan ini berlangsung di Hall Mapolres Temanggung, Kamis (12/3/2026) sore, sebagai bentuk kesiapan sinergitas lintas sektoral dalam mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 H.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, S.E., didampingi Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., serta Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Agus Setyawan, ditekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan.
“Polri, didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan terkait, siap memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta balik Lebaran tahun ini,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati memaparkan beberapa poin penting dari Kapolri terkait kesiapan pengamanan, di antaranya:
Manajemen Arus Mudik: Berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
Pos Pelayanan: Polri telah menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu untuk melayani masyarakat.
Mitigasi Gangguan: Aparat diminta mengantisipasi potensi kejahatan konvensional, premanisme, hingga balap liar. Masyarakat juga diimbau untuk mendata rumah kosong yang ditinggal mudik serta memanfaatkan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian terdekat.
Kesiapsiagaan Bencana: Mengingat prediksi cuaca dari BMKG yang berpotensi hujan lebat, tim tanggap bencana disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Selain aspek operasional, sambutan tersebut juga menyinggung situasi global yang dinamis, termasuk konflik internasional yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia, sehingga ketahanan dan kewaspadaan nasional tetap menjadi prioritas.
Peserta apel terdiri dari unsur TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga elemen masyarakat seperti Senkom, PMII, Saka Bhayangkara, dan perwakilan OSIS. Kegiatan diakhiri dengan pengecekan sarana, prasarana, serta kendaraan dinas yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan dimulainya operasi ini, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan mudik dan perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan berkesan.
(Humas Polres Temanggung)
Red-Spyd
























