PD. PARIAMAN | Komitmen Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedy Azis (JKA), dalam memperjuangkan nasib petani akhirnya membuahkan hasil nyata. Melalui komunikasi intensif dan langkah strategis ke pemerintah pusat, Kabupaten Padang Pariaman berhasil meraih bantuan sebesar Rp12,5 miliar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk penguatan sektor pertanian.
Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi ribuan petani di daerah yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan sarana produksi, serta fluktuasi harga komoditas, dukungan anggaran dari pusat menjadi bukti bahwa kerja keras pemerintah daerah tidak sia-sia.
Sejak awal masa kepemimpinannya, JKA menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan. Ia menyadari bahwa mayoritas masyarakat Padang Pariaman hidup dari lahan sawah, ladang, dan perkebunan. Karena itu, memperjuangkan dukungan pusat bukan sekadar agenda birokrasi, melainkan panggilan tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.
Langkah JKA tidak berhenti pada pengajuan proposal. Ia aktif membangun komunikasi dengan kementerian terkait, memaparkan potensi daerah, sekaligus menyampaikan berbagai tantangan riil yang dihadapi petani di lapangan. Pendekatan yang argumentatif dan berbasis data menjadi kunci sehingga pemerintah pusat menilai Padang Pariaman layak mendapatkan dukungan signifikan.
Dana Rp12,5 miliar tersebut rencananya akan dialokasikan untuk berbagai program strategis, mulai dari penguatan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan produktivitas lahan, hingga dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan modernisasi ini, diharapkan efisiensi kerja petani meningkat dan hasil produksi semakin optimal.
Tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil panen, bantuan tersebut juga diharapkan mampu menekan biaya produksi. Selama ini, tingginya ongkos pengolahan lahan dan keterbatasan peralatan menjadi salah satu beban utama petani. Kehadiran alsintan modern diyakini akan mempercepat proses tanam dan panen.
JKA menegaskan bahwa perjuangan ini adalah bagian dari visi besar membangun kemandirian pangan daerah. Ia ingin Padang Pariaman tidak hanya menjadi lumbung pangan lokal, tetapi juga mampu berkontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan Sumatera Barat bahkan nasional.
Lebih jauh, bantuan ini juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani. Dengan produktivitas yang meningkat, pendapatan petani diharapkan ikut terdongkrak. Dampaknya tidak hanya dirasakan di sektor pertanian semata, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian nagari dan kecamatan.
Keberhasilan meraih dukungan pusat ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Tanpa komunikasi yang kuat dan keseriusan memperjuangkan aspirasi masyarakat, bantuan sebesar ini tentu tidak mudah diperoleh.
Kini, harapan baru tumbuh di tengah hamparan sawah dan ladang Padang Pariaman. Perjuangan Jhon Kenedy Azis menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang gigih dan berpihak kepada rakyat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi daerah.
Catatan Redaksi:
Pembangunan sektor pertanian merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat daerah. Dukungan pemerintah pusat yang diperjuangkan secara serius oleh kepala daerah menjadi cermin sinergi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
TIM






















