NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Suasana di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi, Kertosari, terasa berbeda pada Jumat pagi (27/2). Kehadiran Kapolres Temanggung, AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., beserta jajaran dan keluarga besar Bhayangkari membawa keceriaan bagi para penerima manfaat di panti tersebut.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud nyata komitmen Polres Temanggung untuk hadir sebagai sahabat masyarakat yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Menariknya, Kapolres juga mengajak siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 86 Temanggung untuk ikut serta, sebagai upaya menanamkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini menyampaikan kekagumannya terhadap dedikasi para pengurus panti. Ia menegaskan bahwa keterbatasan sensorik bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap berdaya dan bermartabat.
“Panti ini bukan sekadar tempat pelayanan sosial, tetapi menjadi rumah harapan. Kami ingin menyampaikan kepada saudara-saudara kami di sini bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Semangat dan keyakinan adalah kekuatan utama untuk terus melangkah maju,” ujar AKBP Zamrul Aini dengan penuh motivasi.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dan Bhayangkari adalah bentuk dukungan moral agar warga binaan panti tetap optimis dan merasa memiliki dukungan penuh dari lingkungan sekitar.
Kepala Panti Penganthi, Bapak Teguh Widianto, menyambut hangat kunjungan ini. Menurutnya, interaksi sosial secara langsung seperti ini sangat berarti bagi warga binaan dalam membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk tetap mandiri di tengah masyarakat.
“Kehadiran Bapak Kapolres dan anak-anak TK Kemala Bhayangkari tidak hanya membawa bantuan, tetapi menghadirkan kebahagiaan yang mendalam bagi warga binaan kami,” ungkap Teguh.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Temanggung bersama Ketua Bhayangkari Cabang Temanggung, Ny. Ayu Zamrul Aini, menyerahkan tali asih secara langsung kepada para penerima manfaat. Momen kebersamaan ini ditutup dengan interaksi hangat antara siswa TK dan warga panti, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Kegiatan yang berakhir pukul 09.30 WIB ini diharapkan menjadi pemantik bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus memberikan perhatian dan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Temanggung.
(Humas Polres Temanggung)
Red-Spyd








































