NKRINEWS45. COM |
KARANGANYAR – Di tengah peningkatan mobilitas masyarakat, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Karanganyar tetap terjaga kondusif. Hal tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Karanganyar, Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T., saat ditemui pada Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, Arus kendaraan terpantau lancar dan terkendali, berkat kerja kolektif yang solid antara kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum.
“Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi utama dalam mengantisipasi potensi gangguan, terutama pada momen-momen krusial. Sebagai solusi jangka panjang, rencana pelebaran jalan di titik padat Simpang Asida Taman telah mendapatkan persetujuan Bupati dan tinggal menunggu tahap realisasi,” jelasnya.
*Pendekatan Berbasis Data*
Dijelaskan Kasatlantas Polres Karanganyar, bahwa pengelolaan lalu lintas tidak dilakukan secara reaktif, melainkan berbasis data melalui sistem IRSMS (Integrated Road Safety Management System). Pendekatan ini memungkinkan pemetaan presisi terhadap titik rawan kecelakaan maupun kemacetan.
“Bukti nyata terlihat pada kawasan Gunung Subur. Yang sempat tercatat sebagai black spot pada tahun 2025, kini berhasil dinetralisir melalui mitigasi yang tepat, sehingga tidak lagi menjadi lokasi dominan kecelakaan,” ujarnya.
*Mengurai Simpul Kemacetan*
Kasatlantas Polres Karanganyar menyampaikan, beberapa titik strategis tetap menjadi fokus perhatian. Di Simpang Asida Taman, tingginya frekuensi perlintasan kereta api diantisipasi dengan pendirian Pos Pengamanan di Exit Tol Kebakkramat. Sementara itu, kepadatan di jalur Keprabon-Karangpandan berhasil diurai signifikan melalui rekayasa lalu lintas ke arah Simpang Jimbaran.
Di kawasan wisata Tawangmangu, berbagai inovasi diterapkan secara humanis, mulai dari penerapan sistem one way dan pengalihan jalur via Sumokarjo serta Cemorosewu, penyediaan derek cepat, tim ganjal tanjakan, hingga layanan tambal ban gratis.
“Hasilnya sangat terasa. Kemacetan yang sebelumnya bisa berlangsung berjam-jam, kini mampu terurai rata-rata hanya dalam waktu 15 menit,” ungkap pihak terkait.
*Peran Aktif Masyarakat*
Kasatlantas Polres Karanganyar, Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T., menegaskan bahwa keberhasilan ini juga didukung oleh partisipasi masyarakat.
“Angka kecelakaan di wilayah kami tergolong sangat minim. Ini tidak lepas dari peran sekitar 1.000 relawan ambulans yang siap siaga membantu penanganan darurat. Ini membuktikan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Agista.
Lebih lanjut, dengan kombinasi strategi berbasis data, kolaborasi yang erat, dan inovasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat, Karanganyar terus berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas demi kenyamanan bersama.
(Vio Sari)
Red-Spyd







































