Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan Warnai Merti Desa Genito Windusari

NKRINEWS45. COM |
MAGELANG – Sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan keselamatan dan rezeki, warga Desa Genito, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang melaksanakan acara tahunan Merti Desa, Senin (31/08/2026). Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Desa Genito di lapangan desa setempat.

Upacara dilaksanakan secara unik dengan tata upacara berbahasa Jawa. Juga petugas dan peserta upacara mengenakan pakaian adat. Upacara juga diikuti oleh pejabat Forkopimcam Windusari, para pimpinan instansi dan lembaga, para kepala desa se-Windusari. Serta pelajar dan masyarakat dari sembilan dusun di Desa Genito.

Setelah seluruh rangkaian ucara selesai, dilanjutkan Karnaval dan Kirab Budaya dengan menampilkan potensi seni dan kreativitas masyarakat Desa Genito. Start dan finish kirab budaya di lapangan desa dengan menyusuri rute sepanjang lebih kurang 4 Kilometer.

Sepanjang rute, tampak berbagai kreativitas warga ditampilkan secara berurutan, seperti kesenian tradisional, ogoh-ogoh, dan kreasi pemanfaatan barang bekas. Tidak ketinggalan anak-anak PAUD, TK, SD dan SMP dengan pakaian adat bergembira menyapa masyarakat di sepanjang rute.

Setelah seluruh peserta sampai di finish, dilaksanakan Grebeg Gunungan hasil bumi, seperti sayuran, wortel, jagung dan hasil pertanian lain. Setelah dipanjatkan doa, seketika warga menyerbu dan berebut isi gunungan hingga ludes.

Kepala Desa Genito, H. Trasmantoyo mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Genito atas kekompakan dan partisipasi dalam acara Merti Desa.

“Ungkapan rasa syukur ini kami laksanakan setiap tahun, tepatnya di bulan Sapar. Kali ini kita juga sekaligus melaksanakan Merti Desa berbarengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.

“Terimakasih kepada seluruh warga Desa Genito. Semoga ke depan semua diberkahi kesehatan dan kesejahteraan lahir dan batin,” imbuhnya.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Desa Genito, Sugitno, mengatakan bangga atas dilaksanakan acara Merti Desa. Acara ini sebagai rasa syukur atas hasil bumi dengan selalu adanya mata air yang mengalir.

“Semoga rasa syukur melalui Merti Desa ini masyarakat Desa Genito aman, sejahtera dan sentosa,” ucap Kepala Dusun Gopakan ini.

Sebagai puncak acara Merti Desa digelar pertunjukan wayang kulit di halaman rumah H. Trasmantoyo. Pergelaran dibawakan oleh Ki Dalang Kunto asal desa setempat, yang membeberkan lakon “Tambak” mengisahkan tentang tradisi bendungan air untuk pertanian. (*/Narwan).

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *