Dogiyai, Papua Tengah – Telah terjadi kontak tembak antara personel Brimob Unit Siaga BKO Polda Papua Tengah dengan kelompok orang tak dikenal (OTK) yang diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terafiliasi KNPB/TPNPB, di Kampung Idadagi, Kabupaten Dogiyai, pada Minggu pagi (10/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat aparat melaksanakan patroli dan observasi keamanan di wilayah tersebut.
Sebanyak 19 personel Brimob Unit Siaga BKO Polda Papua Tengah yang dipimpin Danyon Gas Kompol Wugar Adi Nugroho bersama Danki Gas Iptu Muhammad Krisna Dirgantara melaksanakan patroli ke sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Kantor DPRD dan Dinas Kesehatan Dogiyai, sebagai upaya peningkatan kewaspadaan pascakejadian gangguan keamanan sebelumnya.
Sekitar pukul 08.30 WIT, saat personel bergerak menuju Kampung Idadagi, situasi berkembang menjadi kontak tembak setelah aparat diduga mendapat serangan dari arah kelompok tersebut. Personel segera melakukan tindakan perlindungan dan pengamanan sesuai prosedur di lapangan.
Dalam kejadian itu, kelompok tersebut diketahui membawa senjata api, termasuk senjata rakitan dan senjata laras panjang jenis SS1-V1, serta melakukan penembakan ke arah aparat meski telah diberikan imbauan untuk menghentikan aktivitasnya.
Aparat kemudian memberikan tembakan peringatan sebelum melakukan tindakan tegas dan terukur. Kontak tembak berlangsung singkat hingga kelompok tersebut melarikan diri ke berbagai arah.
Usai situasi dinyatakan terkendali, personel melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, senjata tajam, busur dan anak panah, serta sejumlah perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.
Tidak lama kemudian, personel tambahan dari Polres Dogiyai dan Brimob Polda Papua Tengah tiba di lokasi untuk memperkuat pengamanan serta membantu sterilisasi area. Selanjutnya, personel melakukan konsolidasi dan kembali ke Mako Polres Dogiyai.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Pengamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai juga ditingkatkan guna mengantisipasi potensi gangguan susulan.
Situasi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif, dengan aparat tetap melakukan pemantauan dan siaga di sejumlah titik strategis.




















