Manggarai Timur, NTT — Korps Brimob Polri melalui Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur mengerahkan Tim SAR untuk membantu penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (23/1/2026).
Atas perintah Dansat Brimob Polda NTT, Tim SAR DPP Danki 2 Batalyon B Pelopor IPTU Soleman W. Talo, S.H. diterjunkan ke lokasi bencana guna melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban yang diduga tertimbun material longsoran.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Brimob segera melaksanakan koordinasi lintas sektor bersama Wakil Bupati Manggarai Timur, BPBD, unsur TNI–Polri, Camat, Kepala Desa, serta masyarakat setempat untuk menentukan langkah penanganan yang tepat dan kebutuhan peralatan pendukung operasi SAR.
Pencarian korban dilakukan secara terpadu sejak siang hari, namun pada sore hari kegiatan dihentikan sementara berdasarkan hasil evaluasi bersama. Penghentian sementara dilakukan karena cuaca hujan deras, kabut tebal, kondisi tanah yang masih labil, serta keterbatasan alat berat di lokasi bencana. Operasi pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya setelah alat berat tiba di lokasi.
Dalam peristiwa tersebut dilaporkan satu orang korban meninggal dunia atas nama AB . Selain itu, bencana mengakibatkan sebagian wilayah Kampung Tuwa terisolir, pemadaman aliran listrik, serta terputusnya jaringan internet. Proses evakuasi warga terdampak terus dilakukan secara bertahap.
Hingga saat ini, Tim SAR Satuan Brimob Polda NTT tetap bersiaga di lokasi guna melanjutkan operasi pencarian dan penanganan bencana. Seluruh personel dalam keadaan lengkap, sehat, dan siap melaksanakan tugas kemanusiaan.
Korps Brimob Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan memberikan bantuan cepat kepada masyarakat dalam setiap situasi bencana sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.








































