Kultum Tentang Fadhilah Istighfar, Sholat dan Puasa di Bulan Ramadhan Penuh Rahmat dan Ampunan, Oleh Danramil 02/ Matraman

Kodim 0505/Jakarta Timur, Hari ke 11 di bulan suci Ramadhan, Danramil 02/ Matraman Mayor Arm Ahmad Budiman, S.Sos.,M.Si, berikan kuliah tujuh menit (kultum) pada kegiatan Sholat Tarawih berjamaah yang di hadiri oleh para Jamaah Masjid Jami Nurul Hidayah yang berlokasi di Jl. By Pass, Utan Kayu Selatan, Kec. Matraman, Jakarta Timur, Jumat (22/03/24).

Penyampaian Mayor Arm Ahmad Budiman pada kesempatan kultum di Bulan Ramadhan, pada dasarnya secara Fiqih puasa adalah menahan haus dan lapar. Lebih dari itu, secara Tasawuf, puasa adalah menahan amarah/ emosi, menjaga hati, pandangan, pendengaran dari hal yang diharapkan, menjaga mulut dari fitnah dan ghibah, dll. Bulan ini juga menjadi bulan ibadah dan panen pahala. Ada banyak ibadah khusus dan keutamaan yang hanya Allah SWT berikan pada bulan ramadhan saja. Karena itu, tak jarang orang – orang berlomba – lomba dalam beribadah selama bulan Ramadhan.

Salah satu ibadah khas yang ada pada bulan Ramadhan adalah salat tarawih. Pada umumnya, salat tarawih ini dilakukan setelah shalat isya’ dan dilakukan secara berjamaah. Ada yang melaksanakannya sebanyak 8 rakaat, namun ada juga yang melaksanakan salat tarawih sebanyak 20 rakaat.

Hal itu adalah perbedaan yang wajar dan tidak perlu menjadi masalah. Yang terpenting adalah kita mampu menghidupkan malam bulan ramadhan dengan salat tarawih. Karena dalam beberapa riwayat, dikatakan bahwa orang yang melaksanakan tarawih dengan mengharap ridho Allah, maka dosa – dosanya yang telah lalu akan dihapuskan oleh Allah SWT.

Dibulan Ramadhan juga kita harus memperbanyak sedekah dan istighfar. Beruntunglah orang yang menemukan buku catatan amalnya dipenuhi dengan istighfar. Ada 2 hal yang dapat menghalau bala yaitu adanya Rasullullah dan Istighfar. Hari ini Rasulullah sudah tiada, maka istigfar lah yang menjadi senjata kita untuk menecegah bala. Begitu pula dengan sedekah yang pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala sd. 700 kali lipat.

Semua itu Allah perintahkan agar kita termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa. Sebagaimana Firman Allah dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ
الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣
yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

“Demikian sekelumit hikmah/keutamaan istighfar, sholat dan puasa di bulan Ramadhan yang dapat kita ketahui dan semoga kita diberikan kekuatan untuk bisa mengamalkannya terutama di bulan Ramadhan,” tutup Danramil.

*Sumber Kodim 0505/Jakarta Timur*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *