“Saat banjir merenggut rumah dan ketenangan, mengantar anak-anak kembali ke sekolah adalah cara Marinir menjaga harapan dan masa depan agar tetap hidup.”
*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Batang Toru, Tapanuli Selatan)* Sejalan dengan perintah Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah rakyat, terutama saat masyarakat menghadapi kesulitan dan bencana, Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak cepat sejak awal terjadinya banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Melalui Satgas Gulbencal Tapsel Prajurit Petarung Marinir dari Batalyon Zeni 1 Marinir diterjunkan sejak hari pertama bencana untuk melaksanakan evakuasi warga, penanganan darurat, hingga kegiatan pemulihan pasca bencana. Hingga Kamis (08/01/2026), dengan situasi aman dan cuaca cerah, sebanyak 310 personel kembali melanjutkan rangkaian tugas kemanusiaan di sejumlah titik terdampak di wilayah Batang Toru dan sekitarnya.
Berbagai kegiatan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari penjemputan siswa SMPN 1 Sibabangun dari lokasi pengungsian agar dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar, pergeseran personel dan material untuk persiapan pembangunan hunian sementara, pemasangan tenda pengungsian, pembuatan saluran air, perataan tanah, hingga pembersihan lingkungan dan rumah warga yang tertimbun lumpur akibat banjir dan longsor.
Di Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Prajurit Marinir juga fokus melaksanakan pembersihan rumah warga serta pembuangan lumpur di sekitar permukiman. Dengan semangat gotong royong, prajurit Marinir bahu-membahu bersama masyarakat mengangkat material sisa bencana dan membuka kembali akses lingkungan, sehingga masyarakat dapat perlahan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Di tempat yang berbeda, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, SE., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Marinir yang telah bekerja tanpa mengenal lelah sejak awal bencana. Pangkormar menilai dedikasi, loyalitas, dan kepedulian prajurit di lapangan merupakan cerminan jati diri Korps Marinir sebagai pasukan yang selalu setia bersama rakyat. “Jaga kesehatan, jaga keselamatan, serta junjung tinggi disiplin dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan”, pesan orang nomor satu di Korps Marinir.























