MENYULUT SEMANGAT TOLERANSI: SATGAS OPERASI KETUPAT DOFIOR 2026 KAWAL PAWAI OGOH-OGOH DI KOTA SORONG

Sorong Timur – Di bawah langit sore yang cerah, Jalan Malibela KM 12 berubah menjadi pusat perhatian masyarakat. Alunan musik tradisional dan kemegahan patung Ogoh-ogoh mewarnai ruas jalan dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Guna memastikan rangkaian ritual keagamaan ini berjalan dengan khidmat, personel Satgas Tindak Operasi Ketupat Dofior 2026 diterjunkan secara khusus untuk melaksanakan giat patroli dan pengamanan ketat di titik-titik keramaian. Pengamanan ini diprioritaskan pada pengaturan arus lalu lintas serta perlindungan bagi para peserta pawai agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang dapat menghambat jalannya acara.

Hadirnya aparat di lapangan bukan sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama dan menjaga toleransi di Tanah Papua. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di sepanjang wilayah Sorong Timur dilaporkan tetap aman, lancar, dan terkendali.

Masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga ketertiban selama masa Operasi Ketupat Dofior 2026 berlangsung, demi terciptanya kondusifitas wilayah yang berkelanjutan.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed