Palu – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Upacara Penutupan Pembulatan dan Pembaretan personel Brigadir dan Bhayangkara Remaja Satbrimob Polda Sulawesi Tengah yang digelar di lapangan Mako Satbrimob Polda Sulteng, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan yang menjadi puncak dari rangkaian pembinaan tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna, khususnya saat prosesi pembaretan. Pada momen tersebut, para orang tua dan wali secara langsung memakaikan baret kepada putra-putra mereka, sebagai simbol kebanggaan sekaligus tanda resmi bergabungnya para remaja tersebut dalam keluarga besar Korps Brimob Polri.
Tangis haru dan senyum bangga tak terbendung, baik dari para orang tua maupun para Bhayangkara Remaja yang telah berhasil melewati berbagai tahapan latihan dengan penuh disiplin dan semangat. Prosesi ini menjadi momen emosional yang memperlihatkan eratnya dukungan keluarga dalam perjalanan pengabdian para personel muda Brimob.
Upacara penutupan ini dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pembaretan bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar sebagai anggota Brimob yang harus menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Baret yang dikenakan hari ini bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Jadilah personel Brimob yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh Brigadir dan Bhayangkara Remaja Satbrimob Sulteng dapat menjadi personel yang tangguh, berintegritas, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.




















