Jakarta – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat terus ditunjukkan oleh Unit Krimsus Polres Metro Jakarta Timur dengan melakukan pengecekan langsung stok dan harga bahan pangan di Pasar Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis pagi, 5 Februari 2026, pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Steely, S.T.K., S.I.K., sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di wilayah hukum Jakarta Timur.
Tim lapangan yang terdiri dari Brigadir Franzs Halomoan, S.H., Brigadir Abdul Wahab, dan Brigadir Yossi, S.H., melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang serta berkoordinasi dengan pengelola pasar.
Di lokasi, tim bertemu dengan staf Pasar Pondok Bambu, Bapak Sri Handoko, yang menyampaikan bahwa kondisi stok bahan pangan saat ini masih dalam kategori cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah komoditas relatif stabil. Bawang merah tercatat Rp 42.000 per kilogram, bawang putih Rp42.000 per kilogram, beras curah Rp12.000 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, dan beras premium Rp21.000 per kilogram.
Sementara itu, Cabai rawit merah berada di harga Rp45.000 per kilogram, gula Rp19.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram. Minyak goreng premium dijual Rp22.000 per liter dan Minyakita Rp18.000 per liter. Telur ayam berada di harga Rp30.000 per kilogram dan tepung terigu Rp12.000 per kilogram.
Arahan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky F. Bachriel, menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah potensi penimbunan, permainan harga, maupun praktik curang yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan stok yang tersedia. Polri hadir untuk memberikan rasa aman, termasuk dalam menjaga stabilitas pangan. Apabila ditemukan adanya dugaan penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Dicky F. Bachriel.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan, serta mengajak para pedagang untuk tetap menjual barang sesuai ketentuan dan menjaga kepercayaan konsumen.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Timur diharapkan tetap aman, kondusif, dan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi.








































