Belitung – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belitung bersama Sat Narkoba berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Kamis (19/2/2026).
Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diterima petugas sekira pukul 17.00 WIB terkait adanya dugaan pengiriman narkotika melalui jalur laut dari Sadai (Bangka Selatan) menuju Tanjung RU (Belitung). Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Unit Tipidter Sat Reskrim melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pihak pelabuhan untuk memastikan jadwal kedatangan kapal.
Sekira pukul 02.00 WIB, gabungan anggota Unit Tipidter Sat Reskrim dan Sat Narkoba bergerak menuju Pelabuhan Tanjung RU guna melakukan pemantauan serta pemeriksaan terhadap kendaraan dan muatan yang datang menggunakan KM. Kuala Bate. Kapal tersebut tiba sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung melakukan proses bongkar muat.
Dalam kegiatan pemeriksaan, petugas mencurigai satu unit truk Mitsubishi Fuso Kargo warna hijau dengan nomor polisi B-96XX yang mengangkut barang kargo serta satu orang penumpang. Setelah dilakukan pengecekan terhadap barang bawaan, ditemukan satu kardus berisi slongsong knalpot dan as kruk motor. Namun setelah dibongkar lebih lanjut, di dalamnya terdapat satu kantong besar berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 48,71 gram.
Polisi kemudian mengamankan truk beserta sopir dan penumpang berinisial RP (32) untuk dibawa ke Mapolres Belitung. Selanjutnya, barang bukti dan terduga pelaku diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Belitung guna proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Kapolres Belitung dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Belitung.
“Pengawasan di setiap pintu masuk wilayah, termasuk jalur pelabuhan, akan terus kami tingkatkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga Belitung tetap aman dan bersih dari narkoba,” tegasnya.
Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.





















