Jakarta Timur, 6 Juni 2025— Upaya preventif terus digencarkan oleh jajaran Polsek Kramatjati dalam membangun keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramatjati yang pada Jumat pagi melakukan kunjungan sambang ke Ruang Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kramatjati di Jalan Kerja Bakti RT 01 RW 10, Kramatjati, Jakarta Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara unsur tiga pilar: Polri, TNI, dan tokoh masyarakat, khususnya dalam mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas seperti curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Dalam penyampaiannya, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga lingkungan. Salah satu langkah konkret yang dianjurkan adalah membentuk dan mengaktifkan Poskamling di setiap RT, sebagai garda terdepan sistem keamanan swakarsa berbasis warga.
“Sinergi antara kepolisian, Babinsa, LMK, dan masyarakat adalah pondasi utama menjaga wilayah tetap kondusif. Kami mendorong agar koordinasi tidak hanya terjadi saat ada gangguan, tapi sejak dini dalam bentuk komunikasi yang terjaga dan keterlibatan warga dalam sistem keamanan lingkungan,” ungkap Bhabinkamtibmas dalam sesi diskusi.
Warga juga dihimbau untuk tetap waspada dan proaktif melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya tanda-tanda gangguan keamanan di lingkungannya, baik itu aktivitas mencurigakan, kerumunan yang tidak wajar, maupun ancaman lainnya. Nomor kontak Bhabinkamtibmas kembali dibagikan agar masyarakat tidak segan untuk menghubungi saat dibutuhkan.
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari pengurus LMK dan tokoh masyarakat yang hadir, yang sepakat bahwa pendekatan dialogis seperti ini perlu rutin dilaksanakan agar potensi konflik atau kerawanan sosial bisa diredam sebelum berkembang.
Kapolsek Kramatjati, Kompol Rusit Malaka, SH., MH., menegaskan bahwa pendekatan humanis, sambang, dan sentuhan langsung ke elemen masyarakat adalah strategi utama kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat urban.
“Kami percaya bahwa menjaga keamanan tidak bisa dilakukan sendiri. Kekuatan utama Polri hari ini adalah kolaborasi—kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat,” ujarnya.
Hingga akhir kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Sambang Bhabinkamtibmas ini menjadi bagian dari implementasi nyata program pemolisian masyarakat (Polmas) yang mengedepankan komunikasi, kedekatan, dan kepercayaan antara aparat dan warga.




















