Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama antara Polri dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) yang digelar pada Minggu, 1 Maret 2026, di Hotel The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Momentum Ramadan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergisitas antara Polri dan elemen buruh dalam menjaga stabilitas nasional.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dihadiri Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Kapusdokkes Polri Irjen Pol. Asep Hendradiana, para Pejabat Utama Mabes Polri, ulama yang memberikan tausiyah, serta perwakilan buruh dari berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri, khususnya melalui Desk Ketenagakerjaan.
Beliau menekankan pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh, termasuk KSBSI, dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama,” pernyataan Kapolri.
Kapolri juga menyinggung dinamika situasi global yang belakangan semakin tidak kondusif dan berpotensi memicu ketegangan internasional yang berdampak pada kondisi dalam negeri.
Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif, baik bagi investor asing maupun domestik, demi menjaga pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program Asta Cita Presiden.
Lebih lanjut, Kapolri memastikan komitmen Polri untuk terus mendukung dan mengawal perjuangan hak-hak buruh, selama tetap berada dalam koridor hukum serta bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global,” tutup Kapolri.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara Polri dan elemen buruh merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional. Di bulan suci Ramadan, semangat Presisi kembali diteguhkan menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat.




















