Perkuat Transformasi Digital Menuju Polri Presisi, Wadankorbrimob Polri Hadiri Rakernis TIK Polri 2026

Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polri Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Komite TIK yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Satu Data, Sistem Perkasa, Masa Depan Berjaya” ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, dihadiri Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Wairwasum Polri Irjen Pol. Merdisyam, Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana,
Kakorsabhara Irjen Pol. Ritonga, Kapusdokkes Polri Irjen Pol. Asep Hendradiana, serta para Pejabat Utama Mabes Polri.

Momentum Rakor Komite TIK Polri 2026 semakin istimewa dengan diluncurkannya Layanan Inovasi Digital Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan secara online melalui Super App Polri oleh Wakapolri. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi pelayanan kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan fitur dalam Super App Polri merupakan langkah strategis dalam menjawab tuntutan pelayanan publik di era digital. Kini, masyarakat dapat membuat laporan polisi maupun laporan kehilangan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor polisi pada tahap awal.

Tak hanya itu, Polri juga menghadirkan Engine Konsultasi Laporan Polisi, sebuah sistem terpadu yang memungkinkan masyarakat melakukan konsultasi secara daring dan real-time melalui fitur video conference dan live chat. Inovasi ini memberikan kemudahan interaksi langsung dengan petugas untuk mendapatkan arahan serta penanganan awal secara cepat, tepat, dan profesional.

Seluruh proses dalam layanan digital ini dirancang secara transparan dan akuntabel, dilengkapi dengan fitur monitoring, histori komunikasi, serta evaluasi kinerja. Hal ini memastikan setiap tahapan pelayanan dapat dipertanggungjawabkan dan terus ditingkatkan kualitasnya.

Dalam arah kebijakan ke depan, Polri menegaskan tiga fokus utama, yakni digitalisasi layanan kepolisian, optimalisasi penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Implementasi layanan ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal telah diterapkan di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten, serta akan terus dikembangkan hingga menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Kehadiran Wadankorbrimob Polri dalam forum strategis ini menegaskan kesiapan Korps Brimob untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dukungan sistem TIK yang terintegrasi diyakini akan semakin meningkatkan efektivitas operasional di lapangan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Rakernis TIK 2026 ini, Polri menunjukkan langkah nyata menuju institusi yang modern, unggul, dan terpercaya. Super App Polri kini hadir lebih lengkap sebagai wujud transformasi digital, mempercepat layanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan publik sejalan dengan semangat Polri Presisi.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed