NKRINEWS45. COM |
KENDAL — Polres Kendal mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Wakapolri guna mengantisipasi fenomena El Nino “Godzilla” yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (14/4/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Tribrata Polres Kendal dan diikuti jajaran pejabat utama serta instansi terkait.
Rapat dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem. Ia meminta setiap wilayah segera menyusun langkah mitigasi yang terukur dengan mengoptimalkan sarana prasarana yang tersedia.
“Setiap daerah harus menyiapkan langkah mitigasi sejak dini. Optimalkan sarana prasarana yang ada, termasuk pemanfaatan CCTV dan dukungan alutsista Polri dalam penanganan karhutla,” ujar Dedi dalam arahannya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Polri, kementerian, pemerintah daerah, relawan, hingga akademisi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Selain itu, Polri akan membentuk command center terpadu dari tingkat Mabes hingga kewilayahan guna memastikan respons cepat terhadap potensi kebakaran.
Dalam rapat tersebut, perwakilan BMKG Gusyanto menjelaskan bahwa fenomena El Nino “Godzilla” merujuk pada kondisi ekstrem seperti yang terjadi pada 2015. Fenomena ini dipicu pemanasan suhu di Samudra Pasifik dan berpotensi menyebabkan kemarau panjang di Indonesia.
“Prediksi kami, puncak kemarau terjadi Agustus hingga September. Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga ekonomi, termasuk potensi kenaikan harga beras hingga 15 persen,” kata Gusyanto.
Dari Kementerian Lingkungan Hidup, Irjen Pol. Rizal Irawan menyebut pengendalian karhutla menjadi prioritas nasional mengingat dampaknya terhadap ekosistem, kesehatan, dan perekonomian. Hingga awal 2026, luas karhutla tercatat lebih dari 32 ribu hektare di sejumlah wilayah rawan.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Kendal Kompol Ryke Rhimadhila menyatakan kesiapan jajarannya dalam menghadapi potensi karhutla dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Kami siap melaksanakan arahan pimpinan dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kabupaten Kendal,” ujar Ryke.
Administratur KPH Perhutani Kendal Muhadi menambahkan pihaknya siap bersinergi dengan kepolisian melalui patroli rutin, pemantauan titik rawan, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Polres Kendal menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi dampak El Nino dan potensi karhutla di wilayahnya.
Red-Spyd







































