Jakarta Timur – Komitmen menghadirkan rasa aman bagi masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Metro Jakarta Timur melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRKYD) berupa patroli skala besar pada Selasa (02/06/26) dini hari.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam mencegah dan menindak tegas berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
Dipimpin Perwira Pengawas AKP Baridi, personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dikerahkan menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Timur. Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner dengan fokus pada lokasi yang kerap menjadi titik kerawanan aksi tawuran, balap liar, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, serta tindak kriminalitas lainnya yang meresahkan warga.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat pada jam-jam rawan merupakan bentuk perlindungan dan pelayanan yang bertujuan menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Sejumlah titik pengamanan dan pos terpadu di kawasan Klender, Kecamatan Duren Sawit, menjadi sasaran patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan efek cegah terhadap para pelaku kejahatan jalanan.
Sepanjang kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi, patroli dialogis, serta kesiapsiagaan di lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Upaya preventif tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hingga dini hari.
Patroli berakhir dengan situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi secara aktif di lapangan mampu menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya.
Perwira Pengawas AKP Baridi, menyampaikan bahwa Polres Metro Jakarta Timur akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan sebagai bentuk komitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga keamanan, mencegah aksi kriminalitas, serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami tindak secara profesional, humanis, dan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan masing-masing. Orang tua diharapkan lebih memperhatikan aktivitas anak-anak pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun balap liar. Warga juga diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan, tindak kriminalitas, atau potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.






































