Kabupaten Garut – Jawa Barat, Jumat (05/06/2026). Kesigapan personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat kembali dibuktikan dalam penanganan temuan amunisi bom militer yang ditemukan oleh masyarakat di wilayah hukum Polres Garut. Dalam pelaksanaan tugas tersebut, 1 Satuan Setingkat Regu (SSR) Anggota Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jabar yang dipimpin oleh Kanit Jibom IPDA Ega Novareza P., S.T. melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) guna melakukan pengamanan, penanganan, hingga pemusnahan barang berbahaya tersebut secara aman dan terukur.
Kegiatan diawali pada pukul 13.50 WIB dengan pelaksanaan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Jibom IPDA Ega Novareza P., S.T. sebagai langkah kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi situasi penanganan bahan peledak militer.
Selanjutnya pada pukul 14.20 WIB, tim Unit Jibom tiba di Polsek Leles dan melaksanakan koordinasi dengan AKP Wawan guna memperoleh informasi detail terkait lokasi, kondisi, serta langkah pengamanan yang telah dilakukan oleh jajaran kewilayahan.
Setelah koordinasi selesai, pada pukul 15.10 WIB tim bergerak menuju lokasi disposal (pemusnahan). Kemudian pukul 15.30 WIB, personel Unit Jibom tiba di lokasi disposal dan segera melaksanakan prosedur penanganan terhadap bom militer yang ditemukan masyarakat dengan mengedepankan standar operasional penjinakan bahan peledak yang ketat.
Melalui proses yang profesional, hati-hati, dan sesuai prosedur, pada pukul 16.36 WIB kegiatan penanganan, disposal, serta evakuasi bom militer berhasil diselesaikan dengan aman. Objek yang ditangani diketahui merupakan bom militer jenis granat anti personel yang memiliki potensi bahaya tinggi apabila tidak segera diamankan.
Setelah seluruh rangkaian tugas selesai, pada pukul 17.00 WIB tim kembali menuju Mako Detasemen Gegana dan tiba pada pukul 18.17 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan analisa dan evaluasi (anev) guna memastikan seluruh prosedur telah berjalan sesuai ketentuan, dengan situasi keseluruhan dinyatakan aman dan terkendali.
Dari hasil kegiatan tersebut, penanganan, disposal, dan pengamanan bom militer jenis granat anti personel berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Sisa hasil disposal telah dinyatakan tidak berfungsi kembali (musnah) sehingga tidak lagi menimbulkan ancaman bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., memberikan apresiasi atas profesionalisme dan kesiapsiagaan personel Unit Jibom Detasemen Gegana dalam menangani temuan bahan peledak tersebut.
“Saya mengapresiasi kinerja personel Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jabar yang telah bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menangani temuan bom militer di Kabupaten Garut. Keberhasilan pelaksanaan disposal ini merupakan wujud kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari potensi ancaman bahan peledak berbahaya. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan benda yang dicurigai sebagai amunisi, bahan peledak, atau peninggalan militer, serta tidak melakukan penanganan secara mandiri demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han.
Keberhasilan operasi ini kembali menunjukkan komitmen Satbrimob Polda Jawa Barat dalam menjaga keamanan masyarakat melalui kemampuan khusus yang dimiliki Detasemen Gegana, sekaligus memastikan setiap potensi ancaman dapat ditangani secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.








































