Selasa, 31 Maret 2026 – Komandan Satuan Brimob Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Ahmad Nurman Ismail, S.I.K., memberikan arahan kepada personel yang akan melaksanakan BKO Kontinjensi di Kabupaten Dogiyai . Beliau menekankan pentingnya pendekatan yang tegas namun humanis dalam menghadapi situasi yang kompleks ini.
Arahan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap personel memahami tugas dan tanggung jawab mereka dalam memulihkan situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai. Fokus utama adalah mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang terdampak oleh insiden tersebut. Dengan kehadiran dan tindakan proaktif dari Brimob, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali normal tanpa rasa takut.
Menanggapi insiden kerusuhan yang Terjadi Di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Tengah bergerak cepat menuju lokasi. Yang Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Muhamad Tahir, S.H., respon ini menunjukkan kesiapan dan komitmen aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.
Setibanya di Kabupaten Dogiyai, tepatnya di Distrik Mapia, Personil Brimob dihadapkan pada Dengan situasi yang menegangkan. Aksi pemalangan jalan yang dilakukan dengan cara menebang pohon dan menumpuk batu menjadi penghalang utama. Tidak hanya itu, aparat keamanan juga dihadapi dengan serangan menggunakan panah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Respons cepat dan terkoordinasi dari Satuan Brimob Polda Papua Tengah ini bukan hanya sekadar penanganan insiden sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menjaga kedamaian dan ketertiban di seluruh wilayah Papua Tengah. Upaya pemulihan situasi di Kabupaten Dogiyai diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mencoba mengganggu keamanan dan menegaskan bahwa aparat keamanan akan selalu hadir untuk melindungi masyarakat.
Dikeluarkan : PPID SATUAN BRIMOB POLDA PAPUA TENGAH





















